<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189</id><updated>2011-08-18T01:52:12.932-07:00</updated><title type='text'>Pertuni :: Blog</title><subtitle type='html'>Halaman ini memuat ekspresi pikiran dan perasaan orang-orang tunanetra beserta para simpatisannya. &lt;br&gt;
Untuk berkontribusi, silakan kirimkan ekspresi anda ke: dpppertuni@gmail.com. &lt;br&gt; 
Terima kasih.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-1788491901673693763</id><published>2011-08-18T01:51:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T01:52:12.951-07:00</updated><title type='text'>renungan tentang zakat</title><content type='html'>From: Aria Indrawati &lt;br /&gt;To: mitra-jaringan@yahoogroups.com &lt;br /&gt;Sent: Thursday, August 18, 2011 3:23 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakat Dan Infaq&lt;br /&gt;Adakah Alokasi Untuk memberdayakan Penyandang Disabilitas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan telah berjalan lebih dari setengahnya, masih ada dua minggu lagi kurang lebih. Ini bulan suci bagi pemeluk agama Islam. Bulan di saat umat Islam dianjurkan berpuasa dan memperbanyak amal kebaikan lainnya, baik amal kebaikan untuk  mempererat relasi dengan Sang Maha Penyayang, maupun amal kebaikan untuk lingkungan sosialnya, sesama manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu anjuran yang banyak diserukan adalah bagi mereka yang mampu atau berharta, menyisihkan sebagian harta dalam bentuk zakat, infaq dan sedekah, karena di dalam harta yang dimiliki itu terdapat “hak orang lain”.  Di saat bulan Ramadhan tiba, ajaran ini menggema dan digemakan dengan begitu keras di hati setiap penganut Islam. Bahkan, mereka yang kemampuannya terbatas pun berusaha agar dapat memenuhi anjuran ini, karena Islam menjanjikan pahala dan kebaikan berlipat ganda bagi mereka yang banyak beramal kabaikan di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momentum ini pun dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga yang menyatakan diri sebagai “pengumpul zakat, infaq dan sedekah”. Mereka berlomba-lomba menyebarkan flyer dan brosur,  baik versi cetak maupun versi digital, berisi petunjuk, ajakan dan himbauan untuk membayar zakat, dan menyalurkannya ke lembaga mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada siapa zakat itu disalurkan? Jawabnya, “Kaum fakir dan miskin, serta anak-anak yatim yang tidak mampu”. Apakah hanya mereka yang membutuhkannya? Tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini ada contoh unik, yang terjadi di Universitas Islam Negeri – UIN – Sunan Kalijaga Yogyakarta. Keunikan ini mulai terjadi di saat universitas itu dipimpin oleh Prof. DR. Amin Abdullah beberapa tahun yang lalu. Prof. Amin, begitu ia biasa disapa, adalah seorang   “pejuang inklusif”; idiologi yang mengajarkan agar kita menghargai dan mengakomodir perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai lazimnya perguruan tinggi, UIN Sunan Kalijaga juga memberikan bea siswa atau bantuan dana pendidikan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan, salah satu kelompok mahasiswa yang dapat memperoleh bantuan dana pendidikan di universitas ini adalah “mahasiswa yang menyandang disabilitas”. Dasar pemikiran yang digunakan adalah, adalah, sebagai mahasiswa, penyandang disabilitas     membutuhkan dana lebih besar dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk untuk studi mereka. Untuk pergi ke kampus misalnya, karena angkutan publik belum ramah pada mereka, mahasiswa yang memiliki hambatan mobilitas akan lebih aman menggunakan transportasi pribadi. Untuk mengakses referensi secara mandiri, mahasiswa tunanetra harus memiliki alat-alat bantu teknologi, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Meski keluarga mereka rata-rata mampu, keluarga tersebut harus mengeluarkan dana lebih banyak untuk mendukung pendidikan anak dengan disabilitas dibandingkan dengan anak yang tidak menyandang disabilitas. Di sinilah masyarakat  atau sistem sosial harus berperan memikul biaya yang lebih tersebut. Dan, biaya itu seharusnya dapat  diambilkan dari dana “zakat, infaq dan sedekah” yang dihimpun dari masyarakat pemeluk Islam.  &lt;br /&gt;Jika tidak, salah satu dampaknya adalah, pendidikan anak dengan disabilitas seringkali tidak atau belum dijadikan prioritas dalam keluarga, terutama keluarga dengan kemampuan keuangan yang terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan realita, diperkirakan 80 % penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam. Jika saat ini penduduk Indonesia berjumlah 240 juta, berarti hampir 200 juta beragama Islam. Jika, misalnya, 50 % dari penduduk pemeluk Islam itu adalah pembayar zakat, infaq dan sedekah, dan sebagian di antaranya disalurkan  untuk membantu pemberdayaan para  penyandang disabilitas; di bidang pendidikan dan pemberdayaan ekonomi misalnya, tidakkah ini luar biasa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman Mitra Netra selama berkiprah, telah beberapa kali lembaga ini mencoba menjalin kerja sama  dengan lembaga-lembaga pengumpul zakat, mengajak mereka agar sebagian dana zakat yang dihimpun juga dimanfaatkan untuk pemberdayaan tunanetra. Namun, karena berbagai alasan, ajakan ini belum mendapat sambutan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini berarti  Islam tidak memiliki perhatian pada penyandang disabilitas? Tentu saja jawabnya “tidak”. Dalam Al Qur’an pun telah dicontohkan. Nabi Muhamad SAW mendapatkan teguran langsung dari Allah saat mengabaikan seorang buta yang datang kepadanya, untuk menanyakan apakah ada ajaran baru yang harus ia pelajari. Saat orang buta itu  mendekati Nabi, Beliau bermuka masam karena saat itu Nabi sedang berbicara dengan seorang petinggi suku Quraisy. Tidakkah kita semua mengambil pelajaran dari ajaran ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dipenuhi kebutuhan khusus mereka, Para penyandang   disabilitas akan lebih berdaya – berpendidikan dan memiliki pekerjaan yang baik --; mereka akan menjalani kehidupan lebih berkualitas, dapat berpartisipasi penuh dalam kegiatan di masyarakat sesuai minat  dan kemampuan mereka, termasuk menjadi pembayar pajak dan pembayar zakat, infaq serta sedekah. Jadi, apa yang masyarakat berikan pada para penyandang disabilitas akan kembali lagi  pada  masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Memang benar, tak semua penyandang disabilitas dapat menjalani kehidupan  mandiri sepenuhnya. Mereka yang  mengalami disabilitas di bidang intelektual, atau disabilitas ganda/multi disabilitas, akan membutuhkan bantuan dari orang lain sepanjang hidup mereka. Untuk kelompok ini, dana  pemberdayaan  disalurkan kepada keluarga mereka, sehingga keluarga tersebut mampu menopang anggota keluarga mereka yang menyandang disabilitas ganda atau multi disabilitas. &lt;br /&gt;* Aria Indrawati.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-1788491901673693763?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/1788491901673693763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2011/08/renungan-tentang-zakat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1788491901673693763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1788491901673693763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2011/08/renungan-tentang-zakat.html' title='renungan tentang zakat'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-4651337570754967577</id><published>2010-10-07T05:39:00.001-07:00</published><updated>2010-10-07T05:39:56.792-07:00</updated><title type='text'>Sepenggal Kisah Seorang Ibu Tunanetra</title><content type='html'>From: thia_sly@yahoo.com&lt;br /&gt;To: mitra-jaringan@yahoogroups.com&lt;br /&gt;Sent: Thursday, October 07, 2010 10:55 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sedikit kepingin berbagi ni....bukan maksudnya menggurui atau merasa lebih tahu, cuma sekedar berbagi pengalaman.&lt;br /&gt; Aku dan suamiku sudah 9 tahun menikah, dan dikaruniai srorang putri yang diberi nama Jennyfer Glorya Elsyara. Tentu saja marganya Rotinsulu, mengikuti marga papanya. Suamiku juga tunanetra tapi dia masih mempunyai sisa penglihatan {low vision} biasa kami para tunanetra menyebutnya. Ketika mama tahu aku hamil setelah beberapa bulan pernikahan kami, mama pernah mengatakan bahwa nanti selahirnya anaku biar mama saja yang mengurusnya. Bliau tidak tega kalau kami harus mengurus anak kami sendiri. Aku tahu....itu karena rasa khawatir mama yang begitu besar mengingat kondisi kami. Tapi aku bersikeras menolak permintaan mama.  "kan mama sibuk, nanti siapa yang urus?" tanyaku. "nanti mama cariin baby sitter." jawabnya. "ngapain kalau cuma baby sitter yang urus???? Lagian ma, nanti kalau dia besar dan diasuh bukan sama mama papanya bagaimana dia tahu dan bisa menyesuaikan diri dengan kondisi mama papanya? Bagaimana dia punya ikatan batin sama mama mama papanya? Apa mama mau nantinya cuma lebih sayang oma opanya dan malu punya orangtua tunanetra? Kenapa yang lain bisa merawat anak mereka sendiri? Tuhan adil ma..., Tuhan pasti gak pernah tingalin Tia untuk menjaga anak ini. Tia mau dia kenal orangtuanya. Kenal dan paham." rentetan jawabanku itu membuat mama terdiam. Aku tahu, ia memahami maksudku. singkatnya, ia mengajak salah seorang krabat dari papa untuk tinggal bersama kami sekaligus membantu merawat anakku.&lt;br /&gt; anakku tumbuh menjadi anak yang manis. Dia disenangi siapa saja. Sejak dalam kandungan, aku selalu bercerita padanya tentang banyak hal walaupun akku tahu dia tak bisa menjawab atau mengomentari ceritaku, tapi pasti yang kuceritakan itu sudah tertanam dalam dirinya. Begitu pula saat dia lahir, selalu kuajak berkomunikasi. Aku tak setuju pendapat orang "anak bayi kok diajak ngomong???mana dia ngerti?" buatku komunikasi harus dibangun sedini munkin.&lt;br /&gt; Benar saja... Anakku termasuk yang cepat pandai bicara. ketika dia mulai berusia kurang lebih 2 tahun, aku menangkap isyarat bahwa dia mulai tahu keadaan orangtuanya.&lt;br /&gt; Suatu hari, aku dan papanya membawanya ke pesta ulangtahun. Di perjalanan papanya bilang: "jenny, nanti di acara jenny jangan lari2 ya? Nanti papa bingung ngejar2 jenny diantara anak2. Terus nanti mama sendiri dong kalo papa nyari2 jenny." benar saja...selama acara ulangtahun itu dia hanya duduk bersama kami.&lt;br /&gt; Tapi suatu ketika, saat dia ke pesta ultah bersama saudaraku, dia berlarian kesana kemari.rupanya dia mulai mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.&lt;br /&gt; Aku juga mengenalkan dia pada temant tunanetraku dan anak2 mereka. Jenny tidak pernah merasa takut atau aneh melihat bentuk mata teman2ku yang berbeda dengan mata orang awas. Bila teman2ku kerumah, dia tak segan menuntun mereka, mengantar ke kamar mandi atau bahkan menyajikan makanan atau minuman langsung ke tangan mereka. Dan mendengar ceritaku, mama papaku sadar, ternyata jika kami yang mengasuhnya jenny sudah paham betul siapa orangtuanya. Belum tentu bisa begitu jika mereka yang membesarkannya.&lt;br /&gt; oh ia....ada pristiwa yang sampai sekarang masih membuatku heran. Tahun 2004, waktu itu usia jennyfer kira2 1 setengah tahun. Saat itu aku sedang menjaganya dirumahsakit. Dan tanpa sengaja, mata kananku terbentur sudut rak tv dan langsung pecah. Ketika itu jenny ditempat tidur dan berteriak memanggilku. Aku segera dibawa ke ugd yg ada d lantai bawah.aku dalam kondisi setengah sadar dengan darah dan air mengucur deras dari bola mataku yang pecah. Akhirnya dokter memutuskan untuk mengangkat bola mata kananku itu. Aku dirawat di kamar dan lantai yang berbeda dengan tenpat jenny dirawat. Kondisiku begitu lemah. Keesokan harinya sebelum aku dioprasi, suamiku membawa jenny kekamarku dan ikut mendoakan persiapan oprasiku. Kemudian dia dibawa ke lantai bawah untuk diterapi karena penyakit asmanya. Saat dia naik ke lantai 2, tak ada yang memberitahu padanya dimana mamanya. Tapi heran...., ketika di melewati kamar oprasi dia menangis....mdan terus menunjuk2 ke kamar itu. "mama! Mama! Jenny mau k mama! Mama disitu! Jenny mau mama!"semua yang menunggu didepan kamar aku dioprasi saling bertanya"siapa yang kasih tahu dia tia disitu? Siapa yang bilang ke jenny disitulah tempat mamanya sedang dioprasi?" tapi tak satupun yang mendapat jawabanya. Mereka hanya menyimpulkan itulah hubungan batin seorang ibu dan anaknya yang tahu mamanya dalam kondisi sulit....&lt;br /&gt; Masih banyak yang ingin kuceritakan. Tapi lain kali aja ya?&lt;br /&gt; Yg jelas buatku, ada beberapa hal bisa jadi pelajaran buat qta:&lt;br /&gt; 1.tanamkanlah banyak hal kepada anak kita sedini mungkin. Karena saat2 dia baru dilahirkan, dia ibarat kertas putih.Dan jika pengertian serta pengajaran diberikan ketika dia sudah lebih besar mungkin akan lebih sulit.&lt;br /&gt; 2. Bangun seerat mungkin hubungan kita sebagai orangtua tunanetra dengan anak kita.&lt;br /&gt; 3. Perkenalkan anak kita kepada rekan2 tunanetra agar dia bisa lebih mengerti kehidupan mereka yang senasib dengan kita.&lt;br /&gt; Sekali lagi aku tak bermaksud mengajari lho....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regard &lt;br /&gt;synthia montolalu&lt;br /&gt;facebook.com/thia.montolalu&lt;br /&gt;http://www.synthiasly.multiply.com&lt;br /&gt; Sms: 081244444889&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-4651337570754967577?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/4651337570754967577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/10/sepenggal-kisah-seorang-ibu-tunanetra.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4651337570754967577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4651337570754967577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/10/sepenggal-kisah-seorang-ibu-tunanetra.html' title='Sepenggal Kisah Seorang Ibu Tunanetra'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-7872920669471639441</id><published>2010-10-06T03:05:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T03:11:13.057-07:00</updated><title type='text'>Cerita Tentang Subekhan</title><content type='html'>From: suryandaru &lt;br /&gt;To: mitra-jaringan@yahoogroups.com&lt;br /&gt;Sent: Wednesday, October 06, 2010 11:05 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Subekhan adalah nama seorang tunanetra anggota PERTUNI Cabang&lt;br /&gt; Kabupaten Kudus. Beliau saat ini tidak aktif lagi di PERTUNI karena&lt;br /&gt; penyakit gagal ginjal yang dideritanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Teman-teman sesama anggota PERTUNI cabang Kabupaten Kudus sudah sering&lt;br /&gt; membantunya dengan iuran untuk biaya cuci darah yang dilakukan. Namun&lt;br /&gt; biaya cuci darah itu terlalu tinggi dan harus sering dilakukan. Ada&lt;br /&gt; pun orang tuanya sudah tidak mampu lagi membiayainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Subekhan saat ini pindah ke Kabupaten Jepara dan sedang berjuang&lt;br /&gt; memperoleh kartu Askes Miskin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jika ada teman-teman yang mempunyai solusi untuk membantu, silahkan&lt;br /&gt; hubungi Mahmudi, Ketua DPC PERTUNI Cabang Kabupaten Kudus di&lt;br /&gt; 081326323248.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Terima kasih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Salam&lt;br /&gt; Suryandaru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-7872920669471639441?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/7872920669471639441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/10/cerita-tentang-subekhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7872920669471639441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7872920669471639441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/10/cerita-tentang-subekhan.html' title='Cerita Tentang Subekhan'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3374135676418458908</id><published>2010-09-16T05:24:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T05:26:15.253-07:00</updated><title type='text'>Turunkan Penumpang Tunanetra, Garuda Indonesia Didemo</title><content type='html'>From: Fandy Dawenan &lt;br /&gt;To: mitra-jaringan@yahoogroups.com &lt;br /&gt;Sent: Wednesday, September 15, 2010 10:34 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halo rekan-rekan seperjuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas berbagai tanggapan rekan2 terkait aksi kami di Makassar. Mungkin sebagian rekan2 berpikir bahwa aksi demonstrasi bukanlah aksi yang intelek atau apalah tanggapan rekan2 sekalian. Tapi bagi kami di Makassar, ini adalah salah satu aksi yang paling ampuh untuk mendobrak diskriminasi di segala lini yang telah dan yang akan kami hadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekadar informasi buat rekan2 sekalian bahwa ini bukan kali pertami kami melakukan demonstrasi menentang ketidak adilan dan diskriminasi bagi penyandang cacat khususnya tunanetra. Ini sudah berulang kali kami lakukan di berbagai bidang. Berikut saya informasikan aksi-aksi demonstrasi kami yang masih sempat saya ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pada tahun 1998 kami men-demo SMU Negeri 15 Makassar yang menolak tunanetra untuk menjadi peserta didik. Hasilnya, saat ini semua SMU Negeri di Makassar sudah terbuka bagi tunanetra yang tentunya memenuhi syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pada tahun 1999 kami men-demo salah satu SMU Muhammadiyah di Makassar dan akhirnya sekarang mereka sudah sangat welcome bagi tunanetra.&lt;br /&gt;3. Pada tahun 2004 kami men-demo salah satu Puskesmas di Makassar yang menolak memberikan surat keterangan berbadan sehat bagi tunanetra dengan alasan bahwa tunanetra adalah tidak sehat jasmani dan rohani. Demo kami berlanjut sampai ke Departemen Kesehatan dan DPRD. Hasilnya, saat ini tunanetra sudah tidak menemui kesulitan lagi dalam mengurus surat keterangan berbadan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pada tahun 2004 kami men-demo KPU dan Panwaslu Sulawesi Selatan. Kami menuntut agar mereka menyediakan sarana aksesibilitas bagi penyandang cacat dalam Pemilu dan Pilkada. Hasilnya, tersedianya template bagi tunanetra dan TPS yang akses bagi rekan-rekan penyandang cacat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pada tahun 2010 ini, sdudah tiga aksi demo yang telah kami lakukan. Pertama, terhadap BANK BCA Cabang Makassar yang menolak Nasabah Tunanetra. Hasilnya, mereka sudah sangat welcome bagi tunanetra dan menerima tunanetra menjadi nasabah mereka. &lt;br /&gt;Kedua, terhadap PT. Merpati Nusantara Airlines yang lagi-lagi mempermasalahkan ketunanetraan kita sebagai calon penumpang. Hasilnya, perlakuan pihak merpati sudah sangat baik bagi tunanetra di Makassar. Saya sendiri yang sudah merasakannya. Ketika saya ke Jakarta bulan Agustus lalu, saya mendapatkan pelayanan yang sangat baik dan tidak ada lagi yang namanya tanda tangan di atas surat bermaterai. Informasi terahir yang saya peroleh bahwa pihak Merpati sudah menerbitkan surat edaran bagi semua cabang meraka mengenai penanganan yang tepat untuk penumpang tunanetra dan penyandang cacat lainnya. Saya sedang berusaha memperoleh salinannya sebagai referensi bagi kita nantinya. &lt;br /&gt;Dan ketiga, ini adalah kasus terbaru dan masih hangat-hangatnya. Berikut kronologis singakatnya. Pada tanggal 14 September 2010, rekan kita saudara Irwan Subena berencana menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan rute Makassar - Denpasar. Proses check in berjalan dengan lancar. Pihak Garuda juga menyediakan asisten sampai ke ruang tunggu. Ketika semua penumpang dipersilahkan naik ke pesawat, tiba-tiba saudara Irwan diberi tahu bahwa "maaf, kru di pesawat khususnya pilot dan kepala kabin tidak memperkenankan bapak Irwan untuk ikut dalam penerbangan ini karena bapak seorang tunanetra yang bepergian sendiri tanpa pendamping. Ini merupakan keputusan menteri perhubungan." kata sang asisten. Lalu saudara Irwan meminta bukti tertulis tentang keputusan tersebut tapi mereka tidak dapat menunjukkannya dengan berbagai alasan. Ahirnya pesawat berangkat dan saudara Irwan tertinggal di bandara. Meskipun dijanji untuk diberangkatkan keesokan harinya, tapi bagi kami ini tetap harus ditindak karena merupakan tindakan pelecehan dan diskriminasi. Setelah berkonsolidasi dengan teman-teman, kami memutuskan untuk menggelar demonstrasi di kantor PT. Garuda Indonesia Cabang Makassar seperti pada berita yang rekan-rekan baca di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rekan-rekan membaca tulisan saya di atas, masihkah rekan-rekan meragukan keampuhan aksi demonstrasi? Tentunya demonstrasi yang damai dan bukan anarkis. Saya bukan bermaksud meminta atau memaksa rekan-rekan mengikuti aksi yang kami lakukan dalam menuntut hak-hak kita. Kami hanya sekadar sharing pengalaman yang mungkin berguna bagi perjuangan kita bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards&lt;br /&gt;Fandy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3374135676418458908?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3374135676418458908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/09/turunkan-penumpang-tunanetra-garuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3374135676418458908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3374135676418458908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/09/turunkan-penumpang-tunanetra-garuda.html' title='Turunkan Penumpang Tunanetra, Garuda Indonesia Didemo'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-4554960279365920929</id><published>2010-04-22T03:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-22T03:40:21.365-07:00</updated><title type='text'>RachmitaMengetahui dan melihat tayangan “3 Mas Ketir” di stasiun televisi</title><content type='html'>Rachmita Mengetahui dan melihat tayangan “3 Mas Ketir” di stasiun televisi&lt;br /&gt;“Global TV” yang tayang di hari senin dan selasa pukul 19.00 sangat&lt;br /&gt;membuat miris/kecewa secara pribadi untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mungkin belum banyak orang menonton tayangan sitkom ini, karena saat saya membuat ini baru 6 (enam) kali tayang.&lt;br /&gt;Coba sekarang kita mencari info apa yang beritakan mengenai sitkom ini&lt;br /&gt;(silahkan unduh ke alamat dibawah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sitkom&lt;br /&gt;“3 Mas Ketir” berbeda dengan sitkom lainnya, sitkom ini dibuat dengan&lt;br /&gt;persiapan yang matang dan juga panjang/lama, demi meningkatkan kualitas&lt;br /&gt;tayangan dan dijamin penonton akan tertawa terbahak-bahak ketika&lt;br /&gt;menonton sitkom “3 Mas Ketir”.&lt;br /&gt;3 Mas Ketir bercerita tentang tiga&lt;br /&gt;orang cowok keren yang satu buta, yang satu tuli, dan yang satu bisu.&lt;br /&gt;Mereka mencari kerja dan banyak kejadian lucu yang terjadi karena&lt;br /&gt;kekurangan yang mereka miliki.&lt;br /&gt;Bagi Anda pecinta sitkom, jangan&lt;br /&gt;lewatkan “3 Mas Ketir” yang tayang di hari senin dan selasa pukul&lt;br /&gt;19.00, dijamin bakal mengocok perut Anda&lt;br /&gt;http://www.filmpendek.com/3_mas_ketir_bikin_ngakak/10799&lt;br /&gt;http://www.filmpendek.com/tag/3_mas_ketir&lt;br /&gt;http://www.forumkami.com/forum/showbiz/39006-3-mas-ketir.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sitkom&lt;br /&gt;ini menceritakan tentang kehidupan tiga orang yang saling berteman.&lt;br /&gt;Tapi ketiga orang tersebut memiliki kecacatan masing-masing. Ada si&lt;br /&gt;tuli (Desta), si bisu (Zaki Zimah), dan juga si buta (Ricky Harun).&lt;br /&gt;Nah, lucunya disini. Pasti ada aja kekonyolan yang akan terjadi akibat&lt;br /&gt;kecacatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://praszetyawan.blogspot.com/2010/03/3-mas-ketir.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam&lt;br /&gt;sebuah web mengutip sedikit, menurut Muchyar (sutradara sitkom ini),&lt;br /&gt;sejumlah kejadian konyol dan menggelikan, lantaran ulah sok tahu dan&lt;br /&gt;sikap cuek Sani, Oik --sosok tuna wicara yang diperankan Zaky D&lt;br /&gt;Zimah--, dan Soni --sosok tuna rungu yang diperankan Desta--, menjadi&lt;br /&gt;adegan-adegan penuh "kegilaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Web lain memuat, ”Dalam sinetron&lt;br /&gt;ini saya ingin menunjukkan bahwa, sebenarnya orang buta, tuli dan gagu&lt;br /&gt;ingin tetap di anggap sebagai manusia normal. Jadi bukan maksud saya&lt;br /&gt;ingin mengeksploitasi kekurangan mereka.Contohnya, kalo orang buta&lt;br /&gt;jatuh kekolam renang kan wajar, namanya juga nggak ngeliat. Kalo soal&lt;br /&gt;di tertawakan, orang normal juga kalo kecebur kolanm juga pasti di&lt;br /&gt;ketawakan orang lain juga bukan?. Jadi saya buat jalan cerita dan&lt;br /&gt;aksinya yang wajar-wajar saja,” kata Muchyar Syamas selaku sutradara&lt;br /&gt;sinetron 3 Masketir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Intinya, sinetron ini menceritakan kalau&lt;br /&gt;salah satu di antara 3 pemuda itu tidak ada, maka keadaan seketika bisa&lt;br /&gt;menjadi ketar-kerir. Karena mereka bagaikan satu tubuh yang saling&lt;br /&gt;melengkapi satu dan lainnya. Jadi bisa di bayangkan betapa kocak dan&lt;br /&gt;serunya bila diantara mereka terpisah dengan lainnya?. Pokoknya All for&lt;br /&gt;one, one for all deh,” pungkas Aris Muda selaku manager pelaksana PT.&lt;br /&gt;Multivision Plus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.gatra.com/2010-04-05/artikel.php?id=136400&lt;br /&gt;http://www.selebonfire.com/2010/04/3-mas-ketir-kocaknya-simbiosis-mutualisme-persahabatan/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada&lt;br /&gt;scene seorang tunanetra memasak telur, yang penggorengannya tidak di&lt;br /&gt;diatas kompor yang menyala, dan dia memecahkan telur ditempat yg salah,&lt;br /&gt;dilanjutkan membuang kulit telur itu tidak masuk kedalam tempat sampah.&lt;br /&gt;Dan masih banyak scene lainnya seperti tunanetra tersebut tercebur di&lt;br /&gt;kolam dan situasi ini pun diulang dalam beberapa episode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika&lt;br /&gt;mereka turun dari bajaj, si tuli bertanya ke abang bajaj "berapa bang&lt;br /&gt;?" abang menjawab "Sepuluh ribu". Tapi si tuli malah ngasih 5.000. Trus&lt;br /&gt;abangnya ngomong lagi "woi ! bukan lima ribu tapi sepuluh ribu !"&lt;br /&gt;Eh..si tuli malah ngasih 1.000 sambil ngomong "oh, kebanyakan ya ?"&lt;br /&gt;Abang bajaj bilang "lo mau ngajakin berantem ya ?" tapi akhirnya si&lt;br /&gt;bisu memberi 10.000. Setelah abang bajaj pergi, si buta malah&lt;br /&gt;marah-marah "woi ! lo jangan gitu lo sama temen gw sini kalo berantem&lt;br /&gt;sama gw aja ! " si tuli bilang "eh ngapain lo ? abang bajajnya udah&lt;br /&gt;pergi !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.youtube.com/results?search_query=3+mas+ketir&amp;aq=f&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang kita simak apa sedikit pendapat tentang sitkom ini dari beberapa pemerannya :&lt;br /&gt;http://celebrity.okezone.com/read/2010/04/06/206/319628/uli-auliani-jutek-hadapi-3-mas-ketir&lt;br /&gt;http://www.gatra.com/2010-04-05/artikel.php?id=136400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk dari yang diatas, ada beberapa yang perlu digaris bawahi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sitkom ini diklaim pembuatannya dengan persiapan yang matang dan juga panjang/lama, demi meningkatkan kualitas tayangan&lt;br /&gt;2. Sitkom ini diklaim pula akan membuat penonton terbahak-bahak dan mengocok perut yang menonton&lt;br /&gt;3. Sitkom ini menampilkan difabel mencari kerja dan banyak kejadian lucu yang terjadi karena kekurangan yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ……………..&lt;br /&gt;Mungkin kita perlu sedikit info, apa dan yang dilakukan oleh diffabel negeri ini, baik dalam negeri dan luarnegeri, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;Saharuddin Daming berhasil memperoleh gelar doktor dibidang hukum.&lt;br /&gt;Putra pare-pare Sulawesi Selatan yang lahir pada 28 Mei 1968 merupakan&lt;br /&gt;penderita cacat keempat yang meraih gelar doktor di Indonesia. Namun di&lt;br /&gt;bidang hukum, ia merupakan doktor pertama di Indonesia yang menderita&lt;br /&gt;tuna netra.&lt;br /&gt;http://b0cah.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=639&amp;Itemid=3&lt;br /&gt;http://www.suarapembaruan.com/News/2009/08/19/Olahraga/or10.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;Eko Ramaditya Adikara adalah seorang arranger untuk musik-musik game.&lt;br /&gt;Pencipta soundtrack super mario galaxy seorang tuna netra dari&lt;br /&gt;indonesia. Ia pun dipercaya Nintendo untuk bertanggung jawab sepenuhnya&lt;br /&gt;dalam menggarap musik game anyar Nintendo Super Mario Galaxy 2&lt;br /&gt;http://www.bangga-indonesia.co.cc/2010/02/rama-seorang-komposer-musik-game-tuna.html&lt;br /&gt;http://blogsuryo.com/2010/03/07/pencipta-soundtrack-super-mario-galaxy-seorang-tuna-netra-dari-indonesia/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Eva Kasim, salah satu difabel yang aktif menulis, melalui tulisannya memperjuangkan difabel.&lt;br /&gt;http://evakasim.multiply.com/tag/tulisan%20eva&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;Dalam arena Pesta Penyandang Cacat Asia Tenggara (ASEAN Paragames V),&lt;br /&gt;di Kuala Lumpur, Malaysia, 12-19 Agustus 2009. Indonesia berhasil&lt;br /&gt;meraih 29 emas, 25 perak, 19 perunggu dengan total perolehan 73 medali&lt;br /&gt;Indonesia masih bertengger di posisi keempat setelah Thailand,&lt;br /&gt;Malaysia, dan Vietnam.&lt;br /&gt;http://olahraga.tvone.co.id/berita/view/20638/2009/08/20/indonesia_tuan_rumah_asean_para_games_2011/&lt;br /&gt;http://www.republika.co.id/search/google&lt;br /&gt;http://olahraga.tvone.co.id/berita/view/21019/2009/08/25/atlet_sumsel_pecahkan_rekor_atletik_asean_para_games/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;br /&gt;Indonesia akan menjadi tuan rumah Asean Para Games keenam pada 2011.&lt;br /&gt;Pertandingan olahraga tingkat Asia Tenggara bagi penyandang cacat itu&lt;br /&gt;akan berlangsung di Bandung, Jawa Barat, dan Semarang, Jawa Tengah. http://metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2009/08/20/2431/Indonesia-Tuan-Rumah-Asean-Para-Games-2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana??????....&lt;br /&gt;Dengan&lt;br /&gt;sedikit paparan diatas, terlihat perjuangan-perjuangan difabel dalam&lt;br /&gt;memperjuangkan hak-hak-nya dan berusaha keras dalam meraih prestasi.&lt;br /&gt;Bahkan terkadang di luar nalar yang dapat dibayangkan. Selain itu&lt;br /&gt;difabel berjuang dengan gigih, khususnya mengangkat harkat dirinya&lt;br /&gt;sendiri dengan kemampuannya dan dapat membanggakan negeri ini.&lt;br /&gt;Banyak&lt;br /&gt;dari kita pun tidak mengetahui ada perhelatan olahraga khusus&lt;br /&gt;(difabel), dimana atlet-atlet difabel pun mampu memberikan yang terbaik&lt;br /&gt;bagi Indonesia demi berkibar merah putih. Namun sangat disayangkan&lt;br /&gt;sedikit sekali media yang memberitakannya.&lt;br /&gt;Menurut saya bendera yang&lt;br /&gt;berkibar dalam event olahraga penyandang cacat itu pun juga merah&lt;br /&gt;putih…bukan bendera merah putih dengan tambahan sablon gambar orang&lt;br /&gt;berkursi roda diatasnya…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan yang saya uraikan (maaf salah/tidak berkenan) Pertanyaan yang timbul dari saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah sudah betul-betul dikaji sitkom ini ? Meningkatkan kualitas atau kuantitas ?&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;Seperti itukah difabel dalam kehidupannya, hingga akan menimbulkan&lt;br /&gt;kejadian-kejadian lucu yang akan mengocok perut orang yang melihatnya?&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan jam tayang? Bagaimana reaksi anak-anak yang usia&lt;br /&gt;dibawah 10 tahun memandang/melihat difabel disekitar mereka dengan apa&lt;br /&gt;yang mereka tonton?&lt;br /&gt;4. Sangat tidak survive-kah diffabel dalam&lt;br /&gt;mengatasi kekurangan mereka (walaupun memang ada beberapa difabel yang&lt;br /&gt;memerlukan bantuan).&lt;br /&gt;5. Bagaimanakah stigma dari masyarakat terhadap difabel yang mungkin akan timbul dengan penayangan sitkom ini&lt;br /&gt;6. Bagaimana respon masyarakat umum akan adanya event-even difabel yang berskala nasional dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah&lt;br /&gt;tayangan pertama dari sitkom “ 3 mas ketir”, saya mencoba membuka&lt;br /&gt;sebuah forum di dunia maya. Bagaimana responnya atas penyangan sitkom&lt;br /&gt;ini. (silahkan unduh )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.forumkami.com/forum/showbiz/39006-3-mas-ketir.html&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/pages/3-Mas-Ketir/114372731906825?ref=search&amp;sid=1250156521.1170593640..1#!/pages/3-Mas-Ketir/114372731906825?v=wall&amp;story_fbid=110971332267583&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/pages/3-MAS-KETIR/111864552174541?ref=search&amp;sid=1250156521.1170593640..1&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/pages/3-MAS-KETIR/112456465440482?ref=search&amp;sid=1250156521.1170593640..1#!/pages/3-MAS-KETIR/112456465440482?v=info&amp;ref=search&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya disini berusaha objektif menghimbau stop dan perlu dikaji ulang untuk penayangan sitkom 3 mas ketir, karena:&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;Meruntuhkan apa yang telah, lagi dan akan diperjuangkan oleh difabel&lt;br /&gt;(baik organisasi-organisasi difabel ataupun secara individu) untuk&lt;br /&gt;membangun stigma-stigma positif difabel dimasyarakat tentang kemampuan&lt;br /&gt;difabel di dunia kerja..&lt;br /&gt;2. Tayang ini sangat jauh dari kenyataan&lt;br /&gt;saat difabel berjuang untuk mewujudkan harapannya dengan kemampuan yang&lt;br /&gt;dimiliki dalam mencari kerja dan berprestasi.&lt;br /&gt;3. Sebagai rumah&lt;br /&gt;produksi dan stasiun televisi melalui apa yang ditayangkan, Tidak&lt;br /&gt;memberikan tayangan yang inspiratif khususnya untuk difabel menjadi&lt;br /&gt;manusia yang mandiri dalam meng-aktualisasikan dirinya sesuai dengan&lt;br /&gt;kemampuan dan tingkat derajat kecacatan dalam berbagai segi kehidupan&lt;br /&gt;dan dalam masyarakat.&lt;br /&gt;4. Tayangan ini sangat tidak menghargai&lt;br /&gt;terhadap perbedaan dan penerimaan difabel sebagai bagian dari&lt;br /&gt;keanekaragaman manusia dan kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ini……………&lt;br /&gt;Apapun&lt;br /&gt;yarespon dari masyrakat umum tentang penayangan sitkom “3 mas ketir”,&lt;br /&gt;harapan saya kepada teman-teman penyandang difabel untuk tidak berhenti&lt;br /&gt;berjuang dan memperjuangkan apa yang harus diperjuangkan. Kita tidak&lt;br /&gt;bisa hanya menunggu, harapan dan mimpi-mimpi itu datang menghampiri&lt;br /&gt;kita. Kita berjuang untuk meraih dan merebutnya agar difabel-difabel&lt;br /&gt;di-generasi yang akan datang dapat hidup mandiri berdampingan dengan&lt;br /&gt;masyarakat dalam segala aspek kehidupan. Amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 2010&lt;br /&gt;Butong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon beri dukungan di facebook. group STOP PENAYANGAN SITKOM "3 MAS KETIR"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rachmita Harahap&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-4554960279365920929?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/4554960279365920929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/04/rachmitamengetahui-dan-melihat-tayangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4554960279365920929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4554960279365920929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/04/rachmitamengetahui-dan-melihat-tayangan.html' title='RachmitaMengetahui dan melihat tayangan “3 Mas Ketir” di stasiun televisi'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-8951779787956479080</id><published>2010-01-29T17:27:00.001-08:00</published><updated>2010-01-29T17:27:29.875-08:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] Bagaimana proses siswa low vision menjadi orang sukses?</title><content type='html'>Yo, Bu Esti...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teknik bisa diterapkan kepada anak-anak low vision. Tapi yang paling penting dalam menyatukan anak dengan gangguan penglihatan dengan anak lainnya adalah pengenalan low vision itu kepada anak-anak lain yang berada di dalam kelas tersebut. Hal ini menghindari pengejekan, pengucilan dan membuat anak-anak lain menjadi lebih peka dan bisa dilibatkan dalam proses belajar mengajar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya dulu juga low vision dan low income... sekarang lagi belajar untuk tetep low profile...Sewaktu saya duduk di SMA, ada beberapa teknik yang dikembangkan oleh orang tua saya dan wali murid saya. Secara waktu itu kami belum kenal yang namanya Pertuni, Unit Low Vision dll. Bahkan kamipun gak tau SLB A yang terdekat dari rumah kami itu di mana. Jadi ini bisa jadi catatan penting juga. komunikasi antara orang tua, guru dan si anak dengan gangguan penglihatan, harus bejalan sehingga bisa membantu untuk mengembangkan teknik mengajar yang tepat bagi anak tersebut. Beberapa teknik yang bisa saya share adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menggunakan malam (lilin mainan anak-anak) sebagai media untuk menjelaskan gambar, tabel, posisi atau bahkan garis bilangan. Benda lain yang bisa digunakan adalah benang, kertas, lidi, korek api batang dan lain-lain. Jangan beroientasi pada alat-alat yang mahal saja. Banyak barang disekitar kita yang bisa dipakai sebagai media mengajar.&lt;br /&gt;2. Teknik menggambar dipunggung atau telapak tangan. Teknik ini sering saya gunakan dengan teman sebangku saya bila ada penjelasan gambar, skema, atau sesuatu yang berwujud gambar garis atau ligkaran. Ternyata teknik ini juga menguntungkan bagi teman saya karena dia dua kali menyerap pelajarannya. Prestasinya cukup meningkat ketika dia menjadi teman sebangku saya. Eh.... tapi apakah dia tambah pinter karena teknik itu? jangan-jangan dia nyontek and gue gak tau, yach....???&lt;br /&gt;3. Teknik merekam. Mungkin kalo ini udah jadi teknik klasik, yach. Jadi gak perlu bahas panjang lebar, deh.&lt;br /&gt;4.   Untuk peta timbul, ibu bisa menggunakan semen kertas. yaitu kertas koran yang dihancurkan dalam air lalu dicampur dengan lem kanji. Nah.... tinggal kreatif-kreatifnya deh bikin pulau Jawa atau benua Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini beberapa teknik yang bisa saya share. Mungkin kalo ada pertanyaan yang lebih spesifik, kita bisa bantu lebih banyak lagi dalam mengembangkan teknik mengajar untuk anak-anak low vision.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep in touch and keep touching,&lt;br /&gt;Blindman jack&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-8951779787956479080?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/8951779787956479080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/re-mitra-jaringan-bagaimana-proses.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8951779787956479080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8951779787956479080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/re-mitra-jaringan-bagaimana-proses.html' title='Re: [mitra-jaringan] Bagaimana proses siswa low vision menjadi orang sukses?'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-2440398513562927909</id><published>2010-01-28T02:51:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T02:52:14.647-08:00</updated><title type='text'>HUT Pertuni ke-44</title><content type='html'>Selamat ulang tahun buat Pertuni, organisasi kebanggaan bagi hampir seluruh Tunanetra di Indonesia. Saya secara pribadi sangat terkesan dengan perjuangan Pertuni, baik Pertuni Pusat maupun seluruh Pertuni Daerah. Pengurus dan anggota yang selama ini berperan sebagai pembina, pendamping maupun mereka yang termasuk anggota yang membutuhkan pembinaan dan pendampingan terus berjuang demi harkat, martabat serta kemajuan Tunanetra di seluruh Nusantara tercinta, sekecil dan sebesar apapun peran mereka masing masing. Tapi saya yakin semua memulai perjuangan dengan niat yang tulus dan murni demi kemajuan kita bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri termasuk orang yang tidak akan bisa melupakan bagaimana Pertuni sangat berperan menerangi kegelapan hidup saya ketika indra penglihatan saya sudah mulai menurun dan hati serta jiwa saya mulai diterpa gulitanya dunia yang terkadang sangat berat untuk dijalani. Semangat hidup saya mulai bangkit ketika saya bertemu dengan teman teman senasib di Pertuni Sulsel dan teman teman Pertuni lain di daerah lain serta teman teman Tunanetra di organisasi lain, yang ternyata punya hati terang dan sejuk tanpa ragu ragu memberi motivasi kepada saya. Dunia belum kiamat,, walaupun gelapnya sudah terasa, kata mereka dengan penuh keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, walaupun masih diliputi dengan keraguan pada masa itu, saya coba melangkah bersama teman teman di Pertuni, step by step, mereka meyakinkan saya untuk terus berjalan menyusuri jalan hidup sebagai seorang Tunanetra (low vision) yang mungkin bakal jadi total nantinya. Alhamdulillah, sekarang saya bisa punya kebanggaan hati, walaupun Tunanetra tapi "kami" bisa belajar dan bekerja seperti "kalian" yang dikaruniai penglihatan fisik, kata saya kepada mereka, teman teman yang "bangga akan penglihatannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Pertuni, terima kasih teman teman seperjuangan. Semoga pengorbanan kita akan selalu diridhoi oleh Yang Maha Kuasa, sampai akhir masa, sampai eksistensi kita mendapat pengakuan di negeri ini. Amin....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sonny - Makassar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Saya minta maaf kalau saat ini saya belum bisa memberi pendapat dan masukan kepada Pertuni. Saya hanya mengungkapkan isi hati saya terhadap Pertuni kita yang tercinta. Semoga pada kesempatan berikutnya saya bisa memberi masukan demi kemajuan Pertuni, Amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-2440398513562927909?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/2440398513562927909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/hut-pertuni-ke-44.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/2440398513562927909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/2440398513562927909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/hut-pertuni-ke-44.html' title='HUT Pertuni ke-44'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-2006990787192660018</id><published>2010-01-23T19:40:00.000-08:00</published><updated>2010-01-23T19:41:04.806-08:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Selamat Untuk Luluk</title><content type='html'>Sebelum bercerita, saya mohon maaf kepada Mas Arif (anggota milis mitra-jaringan@yahoogroups..com) karena tidak meminta izin dulu dalam menceritakan kisah berikut. Niat saya semata-mata untuk berbagi rasa syukur dan informasi kepada semua pihak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari ini Sabtu 23 Januari 2010, saya bersyukur sekali karena suara Muhammad Luluk kembali jelas. Muhammad Luluk atau panggilan akrabnya Luluk, adalah tunanetra baru. Beliau menyandang tunanetra karena tumor otak yang dideritanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Lelaki lulusan Fakultas Elektro ITB angkatan 1992 ini telah lama mengidap tumor otak dan baru dioperasi setahun yang lalu di RS Kariadi Semarang. Setelah dioperasi, beliau mengalami kesulitan bergerak dan berkomunikasi. Hal itu karena motorik otak terganggu akibat kerusakan sel otak akibat tumor dan operasi. Jadi beliau selain tunanetra juga mengalami kesulitan bergerak (sulit menggerakkan tangan dan kaki karena lemas) dan sulit berkomunikasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu kakak beliau yang saya panggil Mas Arif, mencarikan jalan untuk membantu adiknya. Salah satu jalannya adalah menjadi anggota milis mitra-jaringan@yahoogroups..com. Setelah membaca beberapa tulisan, Mas Arif berpikir untuk mempertemukan adiknya (Luluk) dengan DPD PERTUNI Jateng karena adiknya saat ini bedomisili di Semarang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada pertemuan pertama tiga minggu yang lalu, Luluk masih nampak lemas. Seperti biasa kami (DPD PERTUNI Jateng) menerima kedatangannya dengan hangat dan senda gurau ala tunanetra. Alhasil, Luluk senang karena punya teman baru.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertemuan kedua, Luluk lebih bersemangat dan mau mulai belajar komputer. Luluk sangat kesulitan karena masih sukar menggerakkan jari tangannya dan merasakan tonjolan pada keyboard. Hal yang luar biasa adalah Luluk ini sangat gembira ketika menemukan tombol enter. Jadi kami mengajarinya berorientasi pada kesenangan dulu bukan kemampuan operasional komputer.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertemuan ketiga atau hari Sabtu ini, Luluk mengejutkanku karena suaranya nampak jelas dan dapat merespon semua pembicaraan kami. Kosa kata yang kupakai sengaja memilih kata yang sulit, ternyata Luluk dapat menangkap maknanya dan merespon balik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Alhamdulillah....Alhamdulillah....Alhamdulillah...Semoga Luluk dapat pulih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga teman-teman yang bukan tuna netra dapat mengambil pelajaran dari ceritaku di atas, baik menumbuhkan rasa syukur karena diberi kesehatan, maupun hal-hal lain. Masih banyak Luluk-Luluk yang lain mari kita bekerja untuk mengembalikan semangat hidup mereka.        &lt;br /&gt;Suryandaru, S.H&lt;br /&gt;ndarusurya@yahoo.co.id &amp; ndarusurya@gmail.com&lt;br /&gt;http://suryandar.blogspot.com&lt;br /&gt;+6281325885858&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-2006990787192660018?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/2006990787192660018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/mitra-jaringan-selamat-untuk-luluk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/2006990787192660018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/2006990787192660018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/mitra-jaringan-selamat-untuk-luluk.html' title='[mitra-jaringan] Selamat Untuk Luluk'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3243459174730375088</id><published>2010-01-20T03:03:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T03:04:55.117-08:00</updated><title type='text'>Ke Australia sebagai Entertainer</title><content type='html'>Hi all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, kali ini saya ingin memohon do'a restu kalian semua.&lt;br /&gt;Insya Allah hari ini jam 8:00 P.M saya akan terbang ke Sitney Australia untuk&lt;br /&gt;menunaikan tugas sebagai Entertainer disana. Saya akan berada disana&lt;br /&gt;sampai 7 atau 8 hari. Di sana saya akan menghibur bangsa kita dan&lt;br /&gt;rakyat disana dengan nyanyian budaya kita, indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saya mohon do'a agar semua akan berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat dan salam persatuan tunanetra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dody iskandar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3243459174730375088?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3243459174730375088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/ke-australia-sebagai-entertainer.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3243459174730375088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3243459174730375088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2010/01/ke-australia-sebagai-entertainer.html' title='Ke Australia sebagai Entertainer'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-611874302992577383</id><published>2009-12-23T04:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-23T04:28:07.819-08:00</updated><title type='text'>Pelatihan Komputer Bicara</title><content type='html'>Mitra-jaringan, Monday, December 14, 2009 8:34 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawa Tengah Open Source Comunity (JOSC) dan Dian Nuswantoro Open Source (DOS Com) bekerja sama dengan DPD PERTUNI Jateng mengadakan pelatihan komputer bicara kepada sekitar 30 tunanetra dari seluruh PERTUNI Cabang di lingkungan PERTUNI Daerah Jateng. Pelatihan diadakan selama dua hari sejak 12 hingga 13 Desember 2009 bertempat di laboratorium komputer Gedung D lantai 2 Universitas Dian Nuswantoro.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berbeda dengan pelatihan komputer bicara pada umumnya, pelatihan kali ini menggunakan operating system Linux Blangkon dan screen reader (pembaca layar) Orca, bukan operating system Windows dan screen reader Jaws. Walaupun kualitas Orca di bawah Jaws, tapi kami berniat memulai mengenal dan mencintai open source. Harapannya dikemudian hari pembaca layar dan operating system yang gratis makin aksesibel bagi tunanetra.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teman-teman Undip, tolong bangkitlah bantu dan bekerja sama dengan kami DPD PERTUNI Jateng untuk memajukan tunanetra. Saya sudah berusaha bicara dengan Rektor tapi belum ada tanggapan. Memang ada satu atau dua kelompok mahasiswa yang menjadi relawan PERTUNI, tapi secara institusi belum ada kepedulian Undip. Saya mengingatkan adanya tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian masyarakat yang belum dijalankan Undip terhadap tunanetra khususnya PERTUNI.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teman-teman Alumni SMA Negeri 3 Semarang angkatan 1991 (Alste91), saya mengetuk hati kalian untuk bersama kami memajukan tunanetra. Potensi Alste91 yang telah mendunia, sangat bermanfaat jika diamalkan. Kalian sudah lihat sendiri salah satu guna kerja keras DPD PERTUNI Jateng berupa dimuatnya profil salah satu anggota kita, yaitu Basuki di harian Kompas. Dia termasuk tunanetra baru yang pada saat awal ketunanetraannnya tidak tahu harus bagaimana dan untuk apa kemampuannya di bidang komputer. Setelah kami kenalkan dengan komputer bicara, dia bisa bangkit dan berguna bagi sesamanya. Kami tidak peduli dia anggota PERTUNI atau tidak, kami hanya berpikir membantu sesama. Siapa tahu akan adanya Basuki - Basuki yang lain karena menurut data PERDAMI (Persatuan Dokter Spesialis Mata), terjadi pertumbuhan jumlah penyandang cacat tunanetra di seluruh dunia dan mereka adalah tunanetra dewasa.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Suryandaru&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-611874302992577383?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/611874302992577383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/12/pelatihan-komputer-bicara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/611874302992577383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/611874302992577383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/12/pelatihan-komputer-bicara.html' title='Pelatihan Komputer Bicara'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-464575722036469812</id><published>2009-12-23T04:23:00.000-08:00</published><updated>2009-12-23T04:24:39.724-08:00</updated><title type='text'>kado untuk perjuangan tunanetra di bidang tenaga kerja</title><content type='html'>mitra-jaringan, Monday, December 07, 2009 2:04 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hi teman-teman,&lt;br /&gt;Berita gembira! hadiah untuk kita semua yang memperjuangkan aspirasi tunanetra di peringatan hipenca 2009!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah seorang teman kita, member mailist ini, Deasy Junaidi, -- yang baru menjadi tunanetra tiga tahun terakhir, diterima bekerja di PT Gitaswara Indonesia sebagai front officer staf...Saya percaya, ini hanya "pintu masuk", karena Deasy punya kapasitas lebih dari itu, jadi, semoga selanjutnya Deasy akan bisa mempromosikan diri untuk posisi yang lebih baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selamat  ya untuk Deasy! Ini hadiah natal dan tahun baru untukmu!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam hangat&lt;br /&gt;Aria.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-464575722036469812?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/464575722036469812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/12/kado-untuk-perjuangan-tunanetra-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/464575722036469812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/464575722036469812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/12/kado-untuk-perjuangan-tunanetra-di.html' title='kado untuk perjuangan tunanetra di bidang tenaga kerja'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-7575807513898910980</id><published>2009-10-14T00:01:00.000-07:00</published><updated>2009-10-14T00:02:41.712-07:00</updated><title type='text'>Hari tongkat putih, mari kita populerkan hari ini di Indonesia...</title><content type='html'>mitra-jaringan, Wednesday, October 14, 2009 12:32 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 2009, di saat saya merasakan lalulintas jakarta semakin kacau, dan yang pernah hampir mencelakai saya karena menyeberang tidak pada  saat yang tepat akibat tidak bisa mendengar datangnya motor yang bersuara sangat halus, saya mulai menggunakan "tongkat" terutama saat menyeberang jalan. Di Indonesia, ini bukan hal yang biasa, seorang low vision menggunakan tongkat! Sebagian mungkin bahkan malu! &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi, alhamdulillah itu tidak terjadi pada saya, karena saya mempertimbangkan faktor keamanan diri saya sendiri, di saat harus melakukan mobilitas secara mandiri tanpa dukungan fasilitas publik....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebelum ini, orang tidak pernah bisa mengenali saya sebagai tunanetra, sehingga sering kali bahkan, jika saya minta tolong, mereka melihat saya dengan pandangan aneh! mereka tidak tahu kalau saya low vision....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekarang, setelah saya menggunakan tongkat, selalu ada orang yang menghampiri saya untuk menolong saat menyeberang, atau, pengguna jalan setidaknya bisa memaklumi saya jika saya menyeberang tidak pada saat yang tepat... Jakarta trafic is crazy!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi, tongkat putihku kini jadi penolong sekaligus pelindungku! Nasehat untuk sesama low vision, ayo! jangan malu pakai tongkat! karena itu membantu....jangan hanya gara-gara malu pakai tongkat membuat para low vision justru takut pergi ke mana-mana sendirian!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan kita biasa bepergian sendiri, itu juga bisa menjadi salah satu dorongan, betapa pentingnya fasiltas yang aksessibel untuk tunanetra!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam hangat&lt;br /&gt;Aria.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-7575807513898910980?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/7575807513898910980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/hari-tongkat-putih-mari-kita-populerkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7575807513898910980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7575807513898910980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/hari-tongkat-putih-mari-kita-populerkan.html' title='Hari tongkat putih, mari kita populerkan hari ini di Indonesia...'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-6219935450018240931</id><published>2009-10-13T23:56:00.000-07:00</published><updated>2009-10-13T23:59:36.936-07:00</updated><title type='text'>Hari Tongkat Putih 15 Oktober</title><content type='html'>mitra-jaringan, Wednesday, October 14, 2009 11:08 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Tongkat Putih (White Cane Safety Day) 15 Oktober diperingati di seluruh dunia sejak tahun 1964. &lt;br /&gt;Kemampuan untuk bepergian secara mandiri dengan aman merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang di dalam masyarakat kita. Kita semua ingin sampai ke tujuan secepat mungkin dan seaman mungkin. Ini tidak terkecuali bagi mereka yang tunanetra, yang jumlahnya mencapai lebih dari 160 juta orang di seluruh dunia (termasuk yang low vision dan buta total). &lt;br /&gt;Sementara teknologi baru telah memungkinkan orang menghubungkan Global Positioning System (GPS) dengan telepon genggam yang dilengkapi dengan software pembaca layar bersuara yang memungkinkan orang tunanetra melakukan navigasi mandiri di tempat-tempat asing, namun teknologi ini belum cocok atau tersedia secara universal atau masih terlalu mahal untuk dapat dinikmati oleh semua orang tunanetra. &lt;br /&gt;Di sejumlah negara, penggunaan anjing penuntun juga sangat membantu mobilitas warganya yang tunanetra tetapi di kebanyakan negara penggunaan jasa hewan ini pun masih bermasalah. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi sebagian besar orang tunanetra di dunia, tongkat putih masih merupakan alat bantu yang terpenting. &lt;br /&gt;Tongkat putih juga telah diakui di seluruh dunia sebagai simbol kemandirian orang tunanetra. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Didi Tarsidi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-6219935450018240931?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/6219935450018240931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/hari-tongkat-putih-15-oktober.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6219935450018240931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6219935450018240931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/hari-tongkat-putih-15-oktober.html' title='Hari Tongkat Putih 15 Oktober'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-149420766221405700</id><published>2009-10-13T05:01:00.001-07:00</published><updated>2009-10-13T05:01:47.120-07:00</updated><title type='text'>Pengalaman terbang bersama Lion Air</title><content type='html'>Mitra-Jaringan, Tuesday, October 13, 2009 11:14 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari rabu lalu tepatnya pada tgl 7 Oktober 2009 saya menghadiri acara pelatihan komputer untuk tunanetra di Semarang yang diadakan oleh DEPKOMINFO bekerja sama dengan PERTUNI JATENG. Saya dibelikan tiket Lion Air oleh DEPKOMINFO. Perasaan agak ketar-ketir takut ditolak oleh maskapai ketika sampai di bandara, karena saat itu adalah pengalaman pertama melakukan penerbangan sendiri dalam Negeri. Apa lagi baru-baru ini juga ada tunanetra dari medan yang ditolak oleh lion air.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesampai di bandara Sahro seorang yang ditugasi mengantarku ke bandara, langsung mencari salah seorang staf bandara. Salah seorang staf yang ditemui langsung mengatakan kepada Sahro: "Biar saya saja yang bantu." Saya langsung di bawa ke checking counter, tak lama kemudian salah seorang staf di checking counter mengatakan kepada staf bandara yang membawaku ke checking counter: "Biar nanti sama saya, karena anda tidak boleh sampai ke ruang tunggu." Tak lama kemudian staf checking counter membantuku untuk membayar boarding pass. Setelah semua administrasi selesai, saya diantar ke ruang tunggu. Kira-kira 45 menit kemudian terdengar pengumuman yang mengatakan bahwa penumpang pesawat lion air dengan nomor penerbangan 507 diminta masuk ke pesawat. Saya tunggu beberapa saat namun belum ada juga yang mendatangiku untuk naik ke pesawat. Akhirnya saya mencoba mencari petugas untuk memastikan bahwa panggilan yang baru saya dengar adalah untuk pesawat yang akan saya tumpangi sambil menunjukkan boarding pass dan tiket pesawat saya. Petugas itu langsung membantuku karena memang benar kalau panggilan yang terakhir saya dengar adalah untuk pesawat yang akan saya tumpangi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di dalam pesawat para kru menyambutku dengan sangat baik. Saya sempat diajari bagaimana mengambil baju plampung dan memakainya serta menunjukkan tombol yang digunakan untuk memanggil kru pesawat. Saya mengira kru pesawat itu juga akan meminta tanda tangan seperti pernah saya alami pada penerbangan lion sebelumnya, tapi ternyata tidak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terimakasih Lion Air, semoga demikianlah pelayanan Lion air dan maskapai lainnya kepada tunanetra. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tolong pesan ini disampaikan kepada lion air jika ada diantara anda yang dapat melakukannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sugiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-149420766221405700?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/149420766221405700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/pengalaman-terbang-bersama-lion-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/149420766221405700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/149420766221405700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/pengalaman-terbang-bersama-lion-air.html' title='Pengalaman terbang bersama Lion Air'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-4575866441932772623</id><published>2009-10-13T04:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-13T04:57:55.524-07:00</updated><title type='text'>Jurusan apa yang cocok bagi tunanetra?</title><content type='html'>Mitra-Jaringan, Tuesday, August 25, 2009 12:16 PM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sangat berharap bahwa generasi penyandang cacat Indonesia abad 21 haruslah generasi penyandang cacat yang tangguh dan siap menanggung resiko untuk mengadvokasi dirinya. Saya sangat kagum pada teman-teman selalu berani mencoba dan mencoba. Saya tahu bahwa misalnya untuk berani mengambil resiko dalam memilih jurusan itu nggak mudah, ditambah lagi kesempatan yang kita miliki di Indonesia memang sangat-sangat terbatas. Saya ingin sekali mengatakan, just make your decition and go, just do it...!!! Dengan filosofi ini, kita akan menjadi generasi pendobrak yang efektif, sekaligus kreatif, karena kita akan terpaksa menjadi kreatif dan menemukan solusi untuk setiap masalah yang kita hadapi, agar bisa survive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan di Indonesia memang cenderung membuat kita hanya menghargai hasilnya ketika menjadi sama seperti orang lain. Misalnya, kalau kita kuliah di psikologi, maka yang terbayang ketika kita lulus nanti adalah menjadi psikolog. Ini pula yang banyak diamini para dosen, sehingga mereka melihat proses belajar itu begitu sempit. Sehingga, ketika seorang tunanetra yang masuk psikologi tidak bisa mengerjakan perangkat test psikologi hanya karena dia tidak melihat, maka si dosen akan mengatakan tamatlah riwayatmu. Si dosen tidak pernah berpikir, bahwa jurusan psikologi itu tidak hanya sekedar menghasilkan seorang ahli psikotest. Dia juga bisa jadi pekerja sosial, bisa bekerja sebagai HRD, bisa menjadi konsultan pendidikan, bisa jadi dosen, atau minimal bisa jadi bapak atau ibu yang baik buat anak-anaknya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi ini cerita dari pengalaman ku di sini: quarter kemarin aku ambil mata kuliah Clinical Assessmen of Children and adolescent. Dari nama mata kuliah ini, terbayang sudah bahwa kita akan melakukan assessmen klinis tentang anak, khujsusnya berwujud assessmen terhadap prilakunya. Lebih lanjut terbayang bahwa kita akan melakukannya dengan sepenuhnya mengandalkan mata, karena kalau kita berbicara terapi behavior, tentunya diperlukan ketelitian menangkap setiap prilaku yang muncul, frekuensi , situasi pemicu, dan sebagainya. Mendengar nama kuliah ini, aku sudha cemas duluan, wah... gimana caranya melakukannya? Lebih lagi yang difokuskan untuk kuliah ini adalah perilaku anak ADHD dan anak dengan autisme. Dalam kebingunganku, akhirnya aku memberanikan diri menghampiri professorku dan bertanya apakah aku harus ikut mata kuliah ini? Melihat aku yang bingung, si professor hanya menjawab santai," kalau kamu mau menjadi seorang behavior terapis, apakah kamu juga harus terjun langsung mengobservasi anak? bukankah sebnarnya yang dibutuhkan adalah kerja sama tim karena observasi hendaknya dilakukan oleh banyak orang? Bukankah kamu bisa membangun diagnosa dan treatment planning berdasarkan report yang kau terima dari tim kerjamu?  bukankah sebenanrya kamu tetap bisa bekerja dengan anak atau klienmu berdasar pada sekumpulan data yang dikerjakan oleh observer, karena dengan kondisi lebih dari satu, maka akan terjamin validitasnya? Bukankah dalam rangka penanganan, kamu bisa bertindak sebagai leader dan konsultan yang memberi advice, sementara pelaksananya bisa guru, bisa orang tua, bisa shadow teacher, bisa co -worker dan sebagainya? " Mendengar jawaban itu, aku cuma bisa terdiam dan senyum-senyum sendiri... Ternyata cara pikirku ini pendek sekali hanya karena aku terlalu fokus pada keterbatasanku...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan ceritaku ini bermanfaat untuk membuat kita tidak sekedar fokus pada titik lemah yang kita miliki. Perlu memang mengetahui kelebihan dan kekurangan, tapi itu tidak harus membuat kita menjadi patah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;Tolhas Damanik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-4575866441932772623?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/4575866441932772623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/jurusan-apa-yang-cocok-bagi-tunanetra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4575866441932772623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4575866441932772623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/10/jurusan-apa-yang-cocok-bagi-tunanetra.html' title='Jurusan apa yang cocok bagi tunanetra?'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-6105784104634289000</id><published>2009-06-28T23:05:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T23:06:51.193-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] ketua umum pertuni terpilih</title><content type='html'>Saya mengucapkan selamat untuk Pak Didi dan rekan-rekan yang telah melaksanakan munas hingga mencapai kesuksesan. Saya kira sudah banyak perkembangan yang dicapai oleh pertuni dari kepengurusan yang sebelumnya. Salah satu yang menarik adalah terlaksananya kaderisasi dan peningkatan kualitas program dari pertuni sendiri. Dan saya yakin, bahwa ini baru awal, sehingga di masa yang akan datang, di masa kepemimpinan Pak Didi yang kedua, kita akan melihat lagi berbagai kemajuan untuk tunanetra. Sebagai anggota pertuni cabang luar negeri (hehehe....untuk sementara:):) saya berharap bahwa pertuni akan terus mengusung isyu-isyu strategis dalam rangka mengkokohkan posisinya sebagai ormas ketunanetraan.  Saya sependapat jika seandainya keanggotaan cacat ganda juga bisa diakomodir. Selain itu, saya juga berharap bahwa pemerataan kemajuan tunanetra juga bisa terjadi di semua wilayah di Indonesia... tentunya juga yang tak kalah penting adalah fungsi advokasi dalam rangka memperjuangkan hak-hak tunanetra di berbagai bidang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;Tolhas Damanik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-6105784104634289000?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/6105784104634289000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-ketua-umum-pertuni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6105784104634289000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6105784104634289000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-ketua-umum-pertuni.html' title='Re: [mitra-jaringan] ketua umum pertuni terpilih'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-520020041368485698</id><published>2009-06-28T07:21:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T07:22:34.517-07:00</updated><title type='text'>JK Buka Munas Persatuan Tunanetra Indonesia</title><content type='html'>Ketua Tunanetra: Lebih Cepat Lebih Baik&lt;br /&gt;Penyandang cacat ingin pemerintah cepat meratifikasi Konvensi Internasional.&lt;br /&gt;VIVAnews - Senin, 22 Juni 2009, 12:47 WIB - Ismoko Widjaya, Bayu Galih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Pemerintah harus tetap memperhatikan akses publik dan fasilitas untuk tunanetra. Tunanetra juga punya kesempatan yang sama di berbagai bidang. Salah satunya adalah hak untuk dapat mendapatkan pendidikan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masih ada yang menganggap tunanetra perlu pendidikan khusus. Tapi tunanetra juga bisa mendapatkan pendidikan umum," kata Jusuf Kalla (JK) saat membuka Musyawarah Nasional VII, Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin, 22 Juni 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, kata JK, tidak ada maksud sengaja bagi masyarakat untuk diskriminasi. "Karena itu perlu sosialisasi tentang hak-hak tunanetra," ujar JK. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JK juga mengharapkan para penyandang tunanetra dapat meneladani penyandang cacat yang telah berhasil. Beberapa nama kemudian disebut Kalla, antara lain Stevie Wonder, bekas menteri pendidikan Mesir Thoha Husein. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang terpenting, di Indonesia kita pernah memiliki presiden yang kurang memiliki penglihatan, " kata JK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Pertuni, Didi Tarsidi, mengatakan diskriminasi masih dirasakan penyandang tunanetra. Karena itu Pertuni ingin pemerintah cepat melakukan ratifikasi Konvensi Internasional tentang Hak Penyandang Cacat. akhir. "Lebih cepat lebih baik," kata Didi yang langsung disambut riuh para audiens yang hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ismoko.widjaya@ vivanews. com &lt;br /&gt;***** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah wah wah. qo munas pertuni disusupi kepentingan politik seperti itu ya? di munas itu, Pak JK dalam kapasitas sebagai wapres RI atau capres 2009???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sincerelly yours,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dimas Prasetyo M.&lt;br /&gt;**** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak, Munas tidak disusupi kepentingan politik, tapi dapat dimanfaatkan secara politis. JK diundang untuk membuka Munas dalam kapasitasnya sebagai Wapres. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam sambutan saya, saya mengatakan sbb. &lt;br /&gt;"Tema Munas ini dijiwai oleh Konvensi Hak-hak Penyandang Cacat. Indonesia sudah menandatanganinya tetapi belum meratifikasinya. Kami tahu bahwa ratifikasi itu sedang dalam proses, tetapi kami merasa bahwa proses itu terlalu lambat. Dalam kesempatan ini kami memohon agar Bapak Wakil Presiden berkenan mendorong agar ratifikasi dapat dilaksanakan secepatnya, lebih cepat lebih baik." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Frase yang terakhir ini mendapat sambutan riuh dari audience, dan ada juga banyak di antara mereka yang berseru, "lanjutkan!" &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Didi Tarsidi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-520020041368485698?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/520020041368485698/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/jk-buka-munas-persatuan-tunanetra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/520020041368485698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/520020041368485698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/jk-buka-munas-persatuan-tunanetra.html' title='JK Buka Munas Persatuan Tunanetra Indonesia'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-5684852994566846100</id><published>2009-06-27T03:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T03:45:29.747-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] ketua umum pertuni terpilih</title><content type='html'>Dear members,&lt;br /&gt;Saya Aria Indrawati, mantan Ketua Panitia Pengarah   musyawarah nasional VII Pertuni 2009, memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas kesuksesan yang Pertuni raih dalam penyelenggaraan Munas VII, yang berlangsung pada tanggal 22 s/d 24 Juni 2009, di wisma haji pondok gede.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga tertinggi Munas Pertuni kembali memilih, senior kita tercinta, Pak Didi Tarsidi, sebagai Ketua Umum masa bakti 2009 -- 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk diketahui, Munas Pertuni kali ini adalah Munasnya kaula muda, -- tanpa mengurangi hormat kita pada para senior, presidium Munas sepenuhnya adalah generasi muda. Sebagai ketua panitia pengarah, saya sangat bangga atas prestasi ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan Munas VII juga merupakan persembahan untuk dua aktivis tunanetra yang wafat saat mengemban tugas menyiapkan munas VII Pertuni, yaitu Pak Dati dan Pak Dadang almarhum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Didi, kita semua tunanetra Indonesia ada bersamamu, memperjuangkan aspirasi tunanetra di negeri ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses Pertuni! sukses perjuangan tunanetra Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat&lt;br /&gt;Aria Indrawati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-5684852994566846100?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/5684852994566846100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-ketua-umum-pertuni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5684852994566846100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5684852994566846100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-ketua-umum-pertuni.html' title='[mitra-jaringan] ketua umum pertuni terpilih'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-1149161312904092920</id><published>2009-06-15T05:39:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T05:40:06.944-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] Bermula dari kasus wijaya</title><content type='html'>Undang-undang Guru dan Dosen &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Pasal 8 &lt;br /&gt;Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional."  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan: &lt;br /&gt;"Yang dimaksud dengan sehat jasmani dan rohani adalah kondisi kesehatan fisik dan mental yang memungkinkan guru dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kondisi kesehatan fisik dan mental tersebut tidak ditujukan kepada penyandang cacat." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pasal 45 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dosen wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional." &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan: &lt;br /&gt;"Yang dimaksud dengan sehat jasmani dan rohani adalah kondisi kesehatan fisik dan mental yang memungkinkan dosen dapat melaksanakan tugas dengan baik. Kondisi kesehatan fisik dan mental tersebut tidak ditujukan kepada penyandang cacat." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam undang-undang ini kata "cacat" hanya disebut dua kali sebagaimana dikutipkan di atas. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Didi Tarsidi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-1149161312904092920?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/1149161312904092920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-bermula-dari-kasus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1149161312904092920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1149161312904092920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-bermula-dari-kasus.html' title='Re: [mitra-jaringan] Bermula dari kasus wijaya'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3929115337465143551</id><published>2009-06-15T05:35:00.000-07:00</published><updated>2009-06-15T05:36:21.097-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Bermula dari kasus wijaya</title><content type='html'>dear Mitra Jaringan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Baru saja saya mendengar bahwa sekarang didalam brosur fakultas tarbiah UIN dituliskan bahwa untuk calon mahasiswa cacat tidak bisa mendaftar dalam fakultas ini. Kabar ini saya terima dari Pak Abas Sukardi seorang guru agama SLBA pembina tingkat nasional Lebak bulus yang menyimpan brosur tersebut. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sejauh ingatan saya sekitar tahun 1986-an SGPLB juga pernah ditutup untuk tunanetra. Katanya karena seorang guru tidak boleh cacat. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan saya apakah itu memang tercantum didalam Undang-undang keguruan, atau ini hanya prospektif masing-masing pihak. Bagi Anda yang memahami peraturan masalah keguruan tolong dijawab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika larangan seorang guru tidak boleh cacat itu tercantum dalam peraturan yang resmi maka tugas kita bersama adalah memperjuangan agar undang-undang itu harus diubah. Namun jika itu karena semata-mata prospektif dari pihak UIN, maka tugas kita adalah melakukan pendekatan kepada UIN.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa alasan yang mungkin bisa dimajukan adalah:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Jika ada seorang guru tunanetra yang benar-benar menguasai satu bidang studi tertentu, umumnya seorang tunanetra lebih nyaman diajar sesama tunanetra.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Untuk mata pelajaran tertentu seperti misalnya pendidikan agama islam biasanya seorang tunanetra lebih menguasai khususnya untuk arab braille. Saya pernah belajar di SLBA pemalang tidak mendapat pelajaran Arab Braille karena guru agama yang mengajar waktu itu orang awas dan tidak menguasai Arab Braille, bahkan Huruf Braille biasa Beliau tidak menguasai. Namun begitu disini saya tidak berpendapat bahwa tidak ada orang awas yang menguasai arab braille. Namun jika guru agamanya seorang tunanetra secara moral lebih mempunyai tanggungjawab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Dengan teknologi yang memadai seorang tunanetra dimungkinkan untuk berkopentensi dengan orang yang awas, meskipun harus mengajar orang awas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sugiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3929115337465143551?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3929115337465143551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-bermula-dari-kasus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3929115337465143551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3929115337465143551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-bermula-dari-kasus.html' title='[mitra-jaringan] Bermula dari kasus wijaya'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3865133202736386728</id><published>2009-06-01T06:33:00.001-07:00</published><updated>2009-06-01T06:33:40.165-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] Re: Indonesia asks disabled pedestrians to wear signs</title><content type='html'>Rekan -rekan, saya kira kita bisa melihat masalah ini dari beberapa sisi. Kalau kita mau melihat tujuannya, positif thinking, mungkin saja maksudnya adalah untuk keamanan dan kenyamanan para  penca di dalam perjalanan. Tapi ini kan baru asumsi, kita tidak pernah mengerti apa maksud si pengusul, baik dari pemerintah sebagai pengusul undang-undang, maupun dari anggota dewan yangkemudian mengesahkannya. Tapi saya kira, kita mesti melihat aspek yang lebih luas dari sebuah kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan negara dalam rangka mengakomodasi kebutuhan rakyatnya. Ketika memang alasannya adalah dalam rangka menciptakan keamanan dan kenyamanan para penca (anggap saja begitu) tapi di sisi lain, kebijakan  ini juga mengandung unsur "pelemahan" atau "pencederaan" terhadap jati diri seseorang, karena pada dasarnya tidak ada orang yang mau jadi cacat. Artinya adalah, bahwa setiap kebijakan yang dibuat, hendaknya memperhatikan banyak hal, buat apa satu kebijakan dibuat, tapi di sisi lain menimbulkan perendahan terhadap martabat orang lain khususnya penyandang cacat? Apa kalau lihat si Jaka atau si Aris, atau si Dimas, atau si Tolhas pakai tongkat masih harus diperjelas lagi kalau orang-orang itu memang cacat? Apa lagi kalau sampai pakai menyinggung mimik muka untuk mengganti identitas rekan rekan dengan down-syndrom wah-wah... itu betul-betul  stereotyping yang mengandung pelecehan... .  Satu hal lagi yang saya sesalkan adalah, pembuatan tanda-tanda khusus  apa lagi yang melekat di badan semacam itu juga akan memperkuat stereotype negatif terhadap penyandang cacat, yang sebenarnya hingga saat ini saja  di Indonesia belum hilang. penandaan seperti ini akan membuat stereotype bahwa penyandang cacat itu identik dengan lemah menjadi akan semakin terkonfirmasi. Sejauh yang saya tahu, penandaan di badan  semisal dalam bentuk gelang memang dapat diberlakukan pada kasus orang-orang dengan penyakit tertentu, yang memungkinkan terjadinya kegawatan/kekambuha n di tempat umum, semisal karena suatu penyakit atau kelainan darah,  seseorang harus mengenakan tanda, supaya bila terjadi kecelakaan atau emergency, orang yang menemukan atau fihak rumah sakit, bisa mengambil tindakan yang tepat dan tidak salah emberi penanganan.   Kalau emang alasannya  untuk melindungi penyandang cacat, kenapa tidak memikirkan bahwa semua aspek dalam  perlalu lintasan ini dibuat dalam bahasa yang lebih positif, misalnya dalam bentuk penyediaan akomodasi bagi penyandang cacat? Bentuk akomodasi misalnya penyediaan tanda khusus pada trotoar, pembuatan ram pada setiap trotoar, penyediaan penanda di setiap perempatan seperti guiding blok dan suara pada lampu penyeberangan? coba di kaji, apa ini ada dalam UU tersebut? Tapi saya kira, kalau kita tanya begitu, pasti jawabannya adalah, itu urusan departemen lain... sering kali UU yang dibuat di Indonesia itu nggak nyambung atau justru tumpang tindih dengan UU yang lain. Saya kira dalam UU tentang penca dan PP tentang aksesibilitas, bentuk akomodasi ini memang nyata tertulis dan seharusnya menjadi acuan bagi munculnya undang-undang yang lain. Saya mengingat sebelum saya berangkat  sekolah, saya sempat menghadiri temu konsultasi antara pemda Kodya bandung dengan berbagai unsur dan LSM menyangkut pembenahan kawasan Depati Ukur Bandung. Kala itu, kita sempat berbicara tentang pembentukan kawasan yang aksesible sebagai project percontohan dan pertemuan ini digagas oleh rekan-rekan dari Bandung Independent Leaving Center. Saya kagum dengan pertemuan ini, karena dapat menghadirkan ketua Bapeda, Konsultan pemerintah yang ditunjuk, kalangan akademisi, dinas-dinas terkait, dan kalangan akademisi, dan pertemuan ini bisa terselenggara hingga beberapa kali. Saya belum punya info bagaimana kelanjutan project ini, tapi saya kira pemikiran semacam ini jauh "lebih maju" ketimbang yang lainnya. Saya mengingat bahwa saat itu  semua fihak termasuk akademisi, bapeda, PLN dan Telkom (yang sering merusak skema ..hahahaha habis menggali melulu) bisa  duduk bersama dan melihat bahwa pembangunan kawasan yang aksesible ini sebenarnya bisa menguntungkan semua. Ini yang lebih penting, "bahwa setiap kebjakan yang menyangkut penyandang cacat, hendaknya juga dibuat setelah mendengar terlebih dahulu masukan atau saran atau pendapat  penyandang cacat itu sendiri".  Saya berharap ide meloby secara smart ini bisa diteruskan oleh rekan-rekan di Bandung maupun di kota lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian-kejadian semacam ini sesungguhnya menjadi bukti, bahwa pemahaman tentang arti kecacatan ini memang masih sangat kabur. Dan ini yang saya kira perlu kita luruskan terus. Karena berdasarkan pengalaman, di negara maju yang sudah punya cukup legislasi, punya sistem yang kuat, punya pemerintah yang konsisten, punya kemampuan mengakomodasi penca, bukan berarti serta merta diskriminasi itu hilang. Karena sebenarnya diskriminasi justru muncul dari bagaimana setiap orang meyakini apa yang dipercayanya. Itu sebabnya pendidikan tentang apa arti kecacatan menjadi sangat penting.  Kecacatan adalah sebuah kondisi yang mengakibatkan keterbatasan keberfungsian dalam diri seseorang tapi bukan berarti harus diinterpretasi sebagai sebuah "Kelemahan" karena sesunggunya keterbatasan ini bisa diakomodasi hingga menjadi kekuatan, kalau mengacu pada hal ini, apa urgensinya penandaan di badan? Apakah ini bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk akomodasi atau justru stereotyping? Apakah kita harus tetap membiarkan stereotyping ini berkembang subur? Bukankah selama ini ketika melihat orang pakai tongkat, orang pakai kursi roda, orang yang ngomongnya pakai bahasa isyarat, orang yang lihat langsung memberi  lebel orang aneh, bodoh, kurang sehat, atau lainnya?  Sekedar sharing dari apa yang saya jumpai di tempat berguru ini (meski of- topic), di mana ketika disability dikaitkan dengan functional limitation, tampaknya orang menjadi tidak terlalu risih dikatakan sebagai orang dengan kecacatan atau person with disability. Di sini penyadaran tentang kesetaraan ini dimulai dari bagaimana orang menyebutkan limitation tersebut.Mereka menamakan gerakan penamaan ini sebagai "person first" movement, di mana ketika kita ingin menyebutkan berbagai jenis kecacatan, maka kita harus terlebih dahulu menyebutkan person sebagai bagian terdepan, misalnya " person with visual impairment, person with hearing impairment, person with diabetic, person with cereberal palcy, person with schyzophrenic,  dan sebagainya. Dengan penyebutan person first ini, diharapkan bahwa yang menjadi sorotan bukan pada kecacatannya tetapi pada individunya, dalam artian, bahwa sesungguhnya setiap individu itu punya suatu keterbatasan dalam fungsi, yang dapat diakibatkan oleh banyak faktor, apakah itu penyakit, atau kecacatan itu sendiri. Derajad Keterbatasan fungsi inilah yang kemudian dijadikan acuan dalam membuat berbagai kebijakan ataupun penyediaan berbagai bentuk akomodasi dan fasilitas, yang intinya juga sekaligus menanamkan pemahaman, bahwa setiap orang punya karakteristik kebutuhan yang sangat personal dan tidak bisa digeneralisasi satu dengan lainnya. kalau gerakan ini cukup terbukti memperbaiki stereotype di sini, saya merasa, tidak ada salahnya juga untuk bisa kita pikirkan untuk diterapkan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK, segitu dulu.... thanks untuk si Jack yang lempar topik, nggak hanya karena milist jadi rame, tapi topik ini kemarin jadi bahan presentasiku di kelas tentang media portrei. enaknya karena medianya juga dibuat berbahasa inggris, jadi nggak usah tambah kerjaan terjemahin dulu...hehe. ... Senang mendengar  bagaimana professor dan para mahasiswa  tertegun, bingung, pusing, marah, sampai bilang apa mahasiswa US juga bisa ikutan kirim petisi ke parlement di Indonesia... hahahahaha. .... Sedih sih ... tapi ini realita kehidupan bangsa kita yang mesti tetap diperjuangkan. ... kalau ada yang seru lagi, kirim ya Jack, misalnya berbagai bentuk media yang mendiskriminasi, atau mungkin tayangan televisi Indonesia yang sangat diskriminatif. O , iya di sini juga lagi rame, karena ada orang tua yang memprotes sebuah stasiun televisi yang menayangkan program "Kid-show" yang menggunakan seorang anak dengan kecacatan fisik menjadi bintang di setiap acara ini. Si orang tua tersebut mendesak agar tokoh anak ini diganti saja, karena  setiap acara ini ditayangkan, anaknya selalu bertanya tentang kondisi fisik tokoh tersebut dan dia selalu merasa direpotkan untuk menjelaskan kepada anaknya tentang type kecacatan  si bintang tersebut. Nah...bayangkan. ... tetap aja kan diskriminasi itu terjadi di mana-mana? Tapi di sisi lain, ada stasiun TV yang pakai ide menampilkan kecacatan menjadi tayangan dalam film kartun nya.  jadi... mari terus belajar mengadvokasi diri dan mengadvokasi hak-hak penca... jangan berhenti dan terus cari ide, apa cara yang paling elegan.... asal jangan pakai cara yang elek (dalam bahasa jawa)  ya...:):)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warmest Regards&lt;br /&gt;Tolhas Damanik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3865133202736386728?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3865133202736386728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-re-indonesia-asks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3865133202736386728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3865133202736386728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/re-mitra-jaringan-re-indonesia-asks.html' title='Re: [mitra-jaringan] Re: Indonesia asks disabled pedestrians to wear signs'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-5992381708674465776</id><published>2009-06-01T06:27:00.000-07:00</published><updated>2009-06-01T06:29:20.434-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Re: Indonesia asks disabled pedestrians to wear signs</title><content type='html'>Yo, Everyone...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Check out the link below and see what you think. If this one don't work, there's another link below.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia asks disabled pedestrians to wear signs&lt;br /&gt;http://asia.news.yahoo.com/afp/20090527/tls-indonesia-transport-disabled-health-aeafa1b.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti ini terjadi karena tidak ada komunikasi atau informasi yang mamadai antara pemerintah dengan subyek. Sehingga keluarlah peraturan sebodoh ini.&lt;br /&gt;Saya yakin, pemerintah bermaksud baik, namun banyak sisi yang tidak dipahami oleh pemerintah yang tidak dilihat atau tidak dijadikan pertimbangan oleh&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal diantaranya antara lain:&lt;br /&gt;1. sebagian besar penyandang cacat sudah mempunyai alat bantu yang sangat mudah dikenali dan digunakan juga sebagai identitas mereka seperti memakai kursi&lt;br /&gt;roda, tongkat putih, tongkat bahu atau siku, kacamata hitam dan lain-lain. Secara fisik pun ada sebagian daari mereka yang mempunayi ciri fisik yang unik&lt;br /&gt;seperti facial expression (orang-orang dengan gangguan kecerdasan), berkaki bengkok, bertangan satu, (orang dengan gangguan gerak), atau berbola mata kusam&lt;br /&gt;atau menonjol keluar. Dengan adanya identitas seperti ini, masih perlukah identitas tambahan bagi mereka? &lt;br /&gt;2. Untuk kasus low vision dan gangguan pendengaran, ciri fisik dan alat bantu memang kadang tidak tampak secara jelas. Namun ini akan terlihat dari perilaku&lt;br /&gt;mereka misalnya bejalan sangat pelan atau berbicara dengan tidak jelas. Bila masyarakat memperhatikan gejala-gejala tersebut, maka sensitifitas masyarakat&lt;br /&gt;akan bertambah karena bisa mengenali kebutuhan seseorang dari segi fisiknya. Kalau mereka diberi tanda khusus, bukan tidak mungkin masyarakat yang tidak&lt;br /&gt;tahu banyak tentang masalah kecacatan malah akan menghindari mereka. Alasannya? Takut salah kalau membantu, gak mau repot, bahkan ada juga yang takut ketularan.&lt;br /&gt;Jadi, masih perlu dikasih tanda?&lt;br /&gt;3. Bila tanda diberikan kepada penyandang cacat, sallh satu faktor yang tidak diperhatikan adalah unsur psikologis dari penyandang cacat tersebut. sekelas&lt;br /&gt;aktivis yang mempunyai track record yang sudah luar biasa, bulak-balik ke luar negeri dan berbicara di depan ratusan publik saja masih merasa jengah bila&lt;br /&gt;diliatin terus-menerus  oleh orang disekililingnya. Bagaimana dengan anak-anak kecil atau orang yang baru mengalami kecacatan  karena ppenyakit atau kecelakaan?&lt;br /&gt;Hal ini hanya akan membuat penyandang cacat menjadi pusat perhatian saja, namun tidak terjadi tindakan bantuan yang diperlukan oleh masyarakat.&lt;br /&gt;4. Dikondisi tertentu penandaan kepada penyandang cacat memang diperlukan. Menurut saya pribadi, yang paling diperlukan adalah saat berkendaraan. Mengapa?&lt;br /&gt;Karena pada saat seorang penyandang cacat mengemudikan kendaraan, ciri fisik mereka tidak lagi terlihat. Oleh sebab itu pemasangan tanda di helm atau kaca&lt;br /&gt;mobil  memang saya pikir sangat penting. Secara Jakarta dan beberapa kota besar di Indonesia ini lalu lintasnya cenderung semrawut. Seorang pengemudi pengguna&lt;br /&gt;kursi roda yang bisa nyetir pernah bercerita pada saya. Bahwa di jalan, sering kali ia diklaksonin mkrolet, bis-bis dan pengendara lain. Pada saat ia menempelkan&lt;br /&gt;sticker kursi roda di kaca belakang mobilnya. Jumlah pengendara yang menklaksonnya berkurang. Tapi masih ada saja yang berbuat demikian, atau menyalip&lt;br /&gt;dengan tiba-tiba. Lalu dia putuskan untuk menempel sticker bertuliskan " Sopir Cacat". Dan kejadian-kejadian di atas tidak pernah terjadi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah capek nulisnya... Ada yang mau komentar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep in touch and keep touching,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blindman Jack&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-5992381708674465776?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/5992381708674465776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-re-indonesia-asks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5992381708674465776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5992381708674465776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/06/mitra-jaringan-re-indonesia-asks.html' title='[mitra-jaringan] Re: Indonesia asks disabled pedestrians to wear signs'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-790713358981147023</id><published>2009-05-15T21:44:00.001-07:00</published><updated>2009-05-15T21:44:27.778-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] LDK</title><content type='html'>teman-teman, LDK yang diadakan oleh DPD PERTUNI Jateng telah berakhir dengan selamat. Ada beberapa hal yang menarik dari kesan CODAS Indonesia sebagai EO yang bekerja sama dengan DPD PERTUNI Jateng untuk menyelenggarakan LDK itu. Pada awal mereka tahu ada tawaran kerja sama dengan DPD PERTUNI   Jateng, mereka berpikir bahwa panitianya bukan tunanetra, mereka juga bingung bagaimana caranya agar tunanetra dapat mengikuti outbound.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertemu dengan panitia, pihak CODAS mulai merasa takjub karena tunanetra bisa mengorganisir sebuah organisasi dan mengadakan acara besar. Ketakjuban mereka bertambah saat di lapangan, karena para peserta yang semuanya tunanetra tampak gembira dan bersemangat. Tunanetra tidak nampak kesulitan dalam mengikuti tiap tahap acara. Ada pun terhadap tunanetra ada perlakuan tambahan karena tidak dapat melihat adalah wajar, tetapi selebihnya tidak ada bedanya dengan non tunanetra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir acara pimpinan CODAS Indonesia sangat terharu bahkan terdengar hampir menangis karena pesertanya sangat kompak dan antusias. Beliau mengatakan pengalaman ini sangat mendalam dan hadiah istimewa untuk ulang tahun CODAS Indonesia yang ke-10. Satu kalimat yang sangat dalam beliau ucapkan adalah dia merasa nyaman karena tunanetra tahu kelemahannya tidak dapat melihat tetapi tidak mengganggapnya kekurangan.      &lt;br /&gt;Suryandaru,S.H&lt;br /&gt;+6281325885858&lt;br /&gt;ndarusurya@yahoo.co.id ; ndarusurya@gmail.com&lt;br /&gt;HTTP://www.suryandar.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-790713358981147023?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/790713358981147023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/mitra-jaringan-ldk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/790713358981147023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/790713358981147023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/mitra-jaringan-ldk.html' title='[mitra-jaringan] LDK'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-5196440296591700965</id><published>2009-05-15T21:39:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T21:42:26.255-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] Re: adakah wajib belajar untuk anak tunanetra?</title><content type='html'>&gt; Yo, mbak Aria...!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Banyak 'Fauzi-Fauzi' lain yang pernah saya temui di berbagai daerah di Inonesia ini.Hanya dengan modal semangat tinggi dan (ini yang paling penting juga) cita-cita yang tidak kalah tingginya, anak-anak tersebut mampu bersaing dengan anak-anak lain yang tidak mempunyai gangguan fisik. Mereka hanya bermodalkan bantuan dari tetangga sekitar yang mau embantu anak tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Ada satu kasus seorang anak dengan gangguan pengelihatan, prestasinya di sekolah, sangat  luar biasa. Secara personal orang tuanya melakukan pendekatan kepada tetangga dan teman-teman sekolahnya untuk secara bergiliran membacakan buku untuk anak tersebut. Prestasinya tidak hanya secara akademis, namun dia juga banyak mewakili sekolahnya dalam lomba cerdas cermat, kesenian dan beberapa lomba baca puisi. Namun apa yang terjadi ketika ia lulus SD? SMP Negeri di Kecamatan ia tinggal, tidak mau menerima anak tersebut dengan alasan yang seperti mbak Arya alami. Maklum, di Kecamatan itu memang cuma ada 1 SMP Negri. Pada saat orang tuanya menjelaskan kepada kepsek tentang cara belajar anaknya yang selama ini dikembangkan, sang kepsek tetap tidak mau menerima dengan alasan anak itu akan berhadapan dengan lingkungan yang berbeda. Dan siswa SMP merupakan siswa yang sedang mendcari jati diri. Dikhawatirkkan anak tersebut akan menderita beban mental bila kehadirannya&lt;br /&gt;&gt; tidak bisa diterima oleh siswa yang lain. Tapi ada yang lucu di sini. 2 hari kemudian, setelah ortu anak tersebut mendaftarkan anaknya, sang Kepsek datang ke rumah dan mengatakan bahwa anak tersebut bisa masuk ke sekolahnya. Setelah diselidiki, ada dua hal yang merubah keputusan sang kepsek. Yang pertama adalah ada issu bahwa akan ada dana tambahan yang akan diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten bila sebuah sekolah menerima siswa berkebutuhan khusus. Yang kedua, si kepsek baru mengetahui prestasi non akademis yang pernah diraih oleh anak tersebut. Sekarang anak tersebut sudah menginjak kelas 2 SMP. Tapi saya tidak tau, apakah issu yang pertama tadi terlaksana atau tidak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Kasus kedua dialami oleh seorang anak yang punya gangguan gerak karena Cerebral Palses. Anak tersebut punya prestasi yang baik dan sangat mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Masalah anak tersebut hanya satu. Dia tidak bisa menulis, tetapi dia bisa membuat kata, kalimat bahkan karangan dengan baik. Maklum lagi, di desa occupational teraphy gak ada jadi dia kurang bisa memaksimalkan geraknya. Lalu bagaimana ia menulis? Dengan mengeja apa yang dia tulis dan siswa lain yang menuliskannya. Tapi, anak tersebut tidak bisa melanjutkan ke SMP karena dikategorikan tidak bisa menulis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Betul yang mbak Aria bilang bahwa pemerintah memang kurang serius dalam menjalankan wajib belajar 9 tahun. Kalau kita mau telaah lebih dalam, wajib belajar 9 tahun kan untuk anak Indonesia. Tapi tidak di sebutkan untuk anak yang tidak cacat. Berarti, anak-anak dengan gangguan fisik  yang masih dalam usia sekolah juga masuk dalam program ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Saya pribadi punya pendapat bahwa wajib belajar memang harus dikuatkan dari keluarga anak-anak yang punya gangguan fisik maupun mental. Dan harus dimulai dari penyadaran landasan hukum yang mereka bisa gunakan sebagai 'alat termb=pur' dalam memperjuangkan hak anaknya. Mungkin gak ada salahnya kalau perkumpulan orang tua yang memiliki anak dengan gangguan tertentu, dibekali oleh pengetahuan UU yang mendukung hak anak untuk sekolah. Setelah itu penguatan berbasis masyarakat yang sadar bahwa setiap anak dilingkungan mereka, punya potensi untuk membantu membangun lingkungan mereka juga. Dengan cara ini, pada saat masyarakat bisa membantu, sejenak kita bisa melupakan screen reader atau buku braille yang mahal-mahal. Saya berpendapat demikian, karena saya merasa, bila makin banyak bukti yang nyata, makin tidak berkutik orang disekitar kita, termasuk pemerintah untuk menolak keberadaan anak dengan gangguan apapun di sekolah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Kelihatannya seperti mimpi, ya... Tapi coba tanya sama Fauzi, kenapa dia mau  belajar internet, abacus, dan lain-lain. Saya berani bertaruh, jawabannya pasti karena dia ingin meraih mimpinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; NEVER GIVE UP, GUYS...!!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt; Keep in touch and keep touching,&lt;br /&gt;&gt; Blindman Jack&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-5196440296591700965?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/5196440296591700965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/re-mitra-jaringan-re-adakah-wajib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5196440296591700965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5196440296591700965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/re-mitra-jaringan-re-adakah-wajib.html' title='Re: [mitra-jaringan] Re: adakah wajib belajar untuk anak tunanetra?'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-8513539270367291033</id><published>2009-05-15T21:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T21:39:03.563-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] adakah wajib belajar untuk anak tunanetra?</title><content type='html'>Di Mitra Netra, saat ini Fauzi belajar abacus untuk menumbuhkan mental aritmatikanya serta  belajar komputer. Kemampuannya menggunakan komputer tak kalah dengan tunanetra lain  yang telah lebih dewasa; word, internet, exel. Beberapa kali kudapati ia asik di depan komputer di lantai dua kantor Mitra Netra,  sedang serius mengerjakan tugas-tugas dari instruktur komputernya. Di rumah, orang tua Fauzi juga memfasilitasinya dengan laptop, fauzi memanfaatkannya untuk mengerjakan tugas-tugas dari guru; bahasa Indonesia, IPS, matematika dan lain-lain. Fauzi juga mulai pandai memainkan  keyboard. Dalam beberapa acara di sekolahnya, ia acap kali ditugasi mengiringi teman-temannya menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, berapa banyak anak tunanetra seperti Fauzi? Memiliki orang tua yang secara ekonomi memadai serta mengerti bahwa anak tunanetra juga harus mendapatkan pendidikan yang baik agar kelak bisa memiliki masa depan yang cerah. Ia juga tinggal di Jakarta, di mana ada institusi seperti Mitra Netra, yang secara intensif memberikan dukungan untuk pendidikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering mendengar publikasi dilakukan untuk program  “wajib belajar sembilan tahun”  yang dicanangkan Pemerintah. Tapi, sudahkah “wajib belajar sembilan tahun” ini menyentuh anak-anak tunanetra? Jika ya,  200 sekolah luar biasa (SLB) untuk anak-anak tunanetra di Indonesia tidak akan cukup lagi menampung mereka. Atau, kita jumpai lebih banyak anak-anak tunanetra belajar di sekolah umum seperti Fauzi. Jika anak-anak tunanetra belajar di sekolah umum, berarti seharusnya ada lebih banyak lembaga seperti Mitra Netra di Indonesia, yang  menyediakan  layanan dan fasilitas khusus yang mereka butuhkan. Berarti pula, Pemerintah menyediakan lebih banyak buku-buku pelajaran dalam huruf Braille, agar siswa tunanetra juga membaca buku seperti teman-teman mereka lainnya saat belajar di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fakta justru  terjadi sebaliknya. Ada saja sekolah yang menolak menerima siswa tunanetra.  Alas an yang diberikan antara lain sekolah belum siap, tidak punya fasilitas khusus, atau karena sekolah tersebut adalah “sekolah unggulan” atau “sekolah dengan standar nasional”. Sekolah-sekolah semacam ini berpendapat, kehadiran murid tunanetra dapat menurunkan “pamor mereka”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga mengalaminya sendiri sekian tahun lalu saat mendaftar ke sebuah SMA unggulan di Semarang – SMA Negeri I. Orang tuaku memilihkan sekolah itu untukku karena lokasinya hanya kurang lebih  50 meter dari rumah, jadi aku bisa berangkat dan pulang sekolah sendiri tanpa harus diantar dan dijemput. Tapi, meski nilai yang kumiliki sesungguhnya memenuhi standar sekolah tersebut, Sang Kepala Sekolah awalnya bersikeras menolak, dengan alas an sekolah sedang melakukan pembenahan, dan kehadiran murid tunanetra sepertiku akan mengganggu proses pembenahan itu. Dibutuhkan usaha yang sangat keras kala itu, hingga akhirnya Kepala Sekolah menyetujui dan menerimaku; itu terjadi hanya satu hari sebelum sekolah mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian tahun kemudian setelah aku menjadi dewasa, aku masih saja menjumpai kejadian serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  penolakan, fasilitas khusus yang dibutuhkan anak tunanetra pun masih sangat terbatas. Buku, yang merupakan pilar utama pendidikan, masih merupakan “barang mewah” bagi tunanetra di Indonesia.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Statistik memang persoalan besar di negeri ini. Tapi, kita dapat menjadikan hasil survey yang dilakukan Departemen Kesehatan di delapan propinsi tahun 1996 lalu sebagai acuan. Hasil survey itu mengatakan bahwa angka kebutaan di Indonesia adalah satu setengah persen dari jumlah penduduk, --berarti lebih dari tiga juta; Angka  yang tidak sedikit. Kita juga tidak tahu persis, dari jumlah itu, berapa persen yang masuk kategori usia sekolah; mungkin 30 % --  berarti lebih dari satu juta,  atau bahkan lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) tahun 2000, tercatat jumlah anak tunanetra usia sekolah yang bersekolah hanyalah 0,87 %. Jadi, selebihnya di mana? Tinggal saja di rumah tak memiliki akses ke pendidikan. Dan, sampai hari ini, belum pernah kudengar ada usaha-usaha secara sistematis yang dilakukan Pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membawa lebih banyak anak tunanetra duduk dan belajar di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang “program wajib belajar sembilan tahun” ini berlaku untuk semua anak di Indonesia – termasuk anak-anak tunanetra, perlu ada usaha yang sungguh-sungguh, sistematis dan dengan target capaian yang jelas serta dibarengi monitoring dan evaluasi, agar “wajib belajar sembilan tahun” ini juga menyentuh anak-anak tunanetra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak tunanetra memang butuh fasilitas khusus. Ini juga berarti membutuhkan biaya yang lebih dibanding anak-anak yang tidak tunanetra. contohnya, untuk membuat satu buku pelajaran dalam huruf Braille, kita membutuhkan biaya tiga sampai empat kali lipat biaya pembuatan buku biasa. Ini karena buku Braille membutuhkan kertas lebih tebal (minimal 120 gram), dan huruf Braille juga berukuran  lebih besar. Untuk belajar komputer misalnya, anak tunanetra membutuhkan fasilitas tambahan berupa perangkat lunak pembaca layar. Semua fasilitas itu memang harus dipenuhi, agar anak-anak tunanetra memiliki kesempatan belajar yang sama dengan teman-teman mereka yang tidak tunanetra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku mendengar bahwa Pemerintah menaikkan anggaran pendidikan hingga mencapai 20 % dari keseluruhan APBN, sekilas aku gembira. Tapi, kemudian aku bertanya, apakah anggaran itu juga akan membawa kebaikan untuk anak-anak tunanetra?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aria Indrawati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-8513539270367291033?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/8513539270367291033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/mitra-jaringan-adakah-wajib-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8513539270367291033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8513539270367291033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/05/mitra-jaringan-adakah-wajib-belajar.html' title='[mitra-jaringan] adakah wajib belajar untuk anak tunanetra?'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-9130793084609787745</id><published>2009-04-21T05:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T05:36:39.291-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] kartini masih harus menangis untuk perempuan tunanetra</title><content type='html'>Waktu masih menunjukkan pukul  8.30 pagi, tapi udara terasa begitu panas. Tak heran, karena minggu pagi itu   aku   berada di Makasar. Baru beberapa  menit&lt;br /&gt;meluncur dari hotel tempatku menginap ke YAPTI – sebuah lembaga tempat di  mana para tunanetra di Makasar membekali diri dengan ilmu dan  ketrampilan,kerongkonganku&lt;br /&gt;mulai terasa kering. Kuteguk air mineral beberapa  kali untuk membasahinya, dan, sisa-sisa jus markisa yang sebelumnya masih terasa  di lidahku segera&lt;br /&gt;lenyap, tersapu   air penawar dahagaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergianku ke Makasar bukan  untuk liburan. Pagi itu aku akan bertemu mahasiswa -- tunanetra, generasi muda  yang banyak orang menyebutnya sebagai “calon&lt;br /&gt;penerima tongkat estafet  kepemimpinan kelak”. Untuk mereka kubawakan sembilan buah komputer mini berlayar  delapan inci; sudah tentu dilengkapi dengan&lt;br /&gt;software pembaca layar.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kulakukan ini merupakan bagian  dari gerakan kampanye global bertajuk “Higher Education For Blind Students” yang  dimotori oleh ICEVI (International&lt;br /&gt;Council of Education for People With Visual  Impairment); sebuah jaringan kerja sama   berskala global yang berupaya meningkatkan partisipasi dan kualitas&lt;br /&gt;tunanetra di bidang pendidikan. Melalui kampanye global ini, ICEVI berupaya  mendorong lebih banyak tunanetra di negara-negara sedang berkembang dapat&lt;br /&gt;menempuh pendidikan tinggi dengan menyediakan fasilitas alat Bantu teknologi  yang mereka butuhkan, agar tunanetra dapat belajar lebih mandiri, berprestasi&lt;br /&gt;lebih baik dan menyelesaikan studi tepat waktu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan kampanye yang dimulai  pertengahan tahun 2006 ini dilakukan, karena keprihatinan ICEVI pada lambatnya  proses peningkatan kualitas hidup tunanetra&lt;br /&gt;di negara-negara sedang berkembang.  Dari hasil studi yang mereka lakukan, diketahui penyebabnya adalah karena  sebagian besar tunanetra hanya dapat menikmati&lt;br /&gt;pendidikan dasar, sebagian  lainnya pendidikan menengah,  dan  sangat sedikit yang mampu menempuh dan menyelesaikan pendidikan tinggi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di wilayah Asia Tenggara,  kampanye ini diujicobakan di tiga negara; Indonesia, Filipina dan Vietnam. Di  Indonesia, ICEVI berpartner dengan organisasi&lt;br /&gt;local yaitu Pertuni (Persatuan  Tunanetra Indonesia), dan sebagai tunanetra yang telah mengenyam pendidikan  tinggi dan merasakan besarnya manfaat pendidikan&lt;br /&gt;dalam kehidupanku, aku sangat  bangga mendapatkan kepercayaan mengkoordinir kegiatan ini. Yang lebih membuatku  bangga, Indonesia adalah negara yang pertama&lt;br /&gt;kali dipilih untuk uji coba.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi, Makasar adalah  salah satu kota impianku. Aku mengharapkan kota yang terletak di ujung selatan  pulau Sulawesi ini tidak lama lagi akan&lt;br /&gt;menjadi pusat pemberdayaan tunanetra  untuk wilayah Sulawesi dan sekitarnya. Untuk mewujudkannya, aku perlu memberikan  perhatian ekstra di sana. Dan,&lt;br /&gt;kedatanganku untuk kesekian kalinya di kota angin  mamiri minggu pagi itu adalah salah satunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, ada satu hal yang  membuatku sangat prihatin. Dari sepuluh orang tunanetra yang menempuh pendidikan  tinggi di tahun akademik ini, hanya ada satu&lt;br /&gt;perempuan. Kusampaikan  keprihatinanku ini  saat aku bertemu  para aktivis tunanetra yang gigih memperjuangkan perlindungan, penghargaan dan  pemenuhan&lt;br /&gt;hak-hak para tunanetra di sana.   Dan, mereka pun mengakui bahwa partisipasi perempuan tunanetra di bidang  pendiddikan di Sulawesi memang masih sangat&lt;br /&gt;rendah. Di YAPTI sendiri, dari  kurang lebih empatpuluh siswa yang belajar di sana, hanya ada sepuluh siswa yang  perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti jumlah  perempuan tunanetra hanya sedikit. Apa yang terjadi di Sulawesi itu juga  merupakan cerminan kondisi Indonesia secara umum. Hanya&lt;br /&gt;Jawa yang sedikit lebih  baik, selebihnya, masih sangat memprihatinkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan tunanetra, sebagaimana  halnya   perempuan penyandang  kecacatan lainnya, mengalami diskriminasi ganda. Hal ini makin kita rasakan saat  berada&lt;br /&gt;di daerah yang  jauh dari  kemajuan teknologi. Masih ada angapan yang dibentuk oleh budaya masyarakat  bahwa, orang yang menyandang kecacatan, termasuk&lt;br /&gt;tunanetra, adalah “mahluk yang  tidak berdaya”. Dan, apabila si penyandang   cacat itu perempuan, maka, “stigma mahluk tak berdaya” itu menjadi  berlipat-lipat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya, perempuan  tunanetra  tidak menjadi “prioritas”  untuk mendapatkan pendidikan. Dalam keadaan tidak berpendidikan, mereka semakin  tidak berdaya;&lt;br /&gt;tidak mandiri secara ekonomi, menjadi beban keluarga, dan, harus  menerima saja kondisi itu tanpa perlawanan. Tidakkah ini mirip dengan jaman saat  Kartini&lt;br /&gt;masih hidup?  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, ini salah satu bentuk  “kekerasan budaya” pada perempuan tunanetra. Selama ini, jika banyak orang  bicara soal kekerasan pada perempuan, kita &lt;br /&gt;hanya berfokus pada “kekerasan fisik”, dan seringkali mengabaikan  “kekerasan budaya”. Padahal, kekerasan yang dilakukan oleh “budaya” berdampak  sangat&lt;br /&gt;luas; korbannya adalah mereka yang berada di lingkungan penganut budaya  tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar akan kondisi ini dan ingin  berperan mengatasinya – meski hanya peran kecil --, aku tidak menolak saat  beberapa teman aktivis di Makasar memintaku&lt;br /&gt;memberikan motivasi pada beberapa  siswa perempuan tunanetra di YAPTI. Targetku sederhana saja, membuat mereka mau  bicara dari hati ke hati denganku, &lt;br /&gt;menumbuhkan motivasi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan setinggi  mungkin, serta memberi gambaran apa yang kelak bisa mereka lakukan jika mereka&lt;br /&gt;berpendidikan dengan baik. Aku juga sangat sadar bahwa sebagian besar dari  mereka memiliki masalah keuangan; itu juga yang membuat mereka makin tidak&lt;br /&gt;berani bercita-cita. Meski aku tahu itu tidak mudah, aku masih “sedikit”  berharap, cerita sukses beberapa perempuan tunanetra – tentu saja yang ada di&lt;br /&gt;Jawa - dapat mendorong mereka “mulai merajut immpian”.  &lt;br /&gt;(Aria Indrawati)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-9130793084609787745?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/9130793084609787745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-kartini-masih-harus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/9130793084609787745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/9130793084609787745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-kartini-masih-harus.html' title='[mitra-jaringan] kartini masih harus menangis untuk perempuan tunanetra'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-6734022136009305055</id><published>2009-04-21T05:20:00.001-07:00</published><updated>2009-04-21T05:20:44.599-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Leadership Training</title><content type='html'>Tanggal 27-28 April 2009 DPD PERTUNI Jawa Tengah insya Allah akan adakan Latihan Dasar Kepemimpinan (Leadership Training) yang dikemas dalam bentuk outborn di daerah Bandungan Propinsi Jawa Tengah. Leadership Training ini diikuti oleh 40 peserta tunanetra baik total maupun low vision dengan usia maksimal 40 tahun. &lt;br /&gt;Suryandaru,S.H&lt;br /&gt;+6281325885858&lt;br /&gt;ndarusurya@yahoo.co.id ; ndarusurya@gmail.com&lt;br /&gt;HTTP://www.suryandar.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-6734022136009305055?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/6734022136009305055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-leadership-training.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6734022136009305055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6734022136009305055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-leadership-training.html' title='[mitra-jaringan] Leadership Training'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-5408067581100114418</id><published>2009-04-16T19:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-16T19:20:06.274-07:00</updated><title type='text'>Cara Membuat Kamus Ucapan untuk Talks</title><content type='html'>Talks 3.5 atau versi lebih baru menyediakan fitur untuk membuat kamus sendiri agar Talks dapat mengucapkan kata-kata sesuai dengan keinginan pengguna. &lt;br /&gt;Akan tetapi, kita juga dapat membuat kamus itu melalui komputer dan hasilnya dapat digunakan pada Talks segala versi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya, ikuti langkah-langkah berikut: &lt;br /&gt;- Buka Notepad pada komputer anda. &lt;br /&gt;- Masukkan entri dengan pola sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Asal (tab) Kata Pengganti (tab) 000a &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(tab)" artinya anda harus menekan tombol Tab. &lt;br /&gt;Contoh: &lt;br /&gt;bbrp beberapa 000a &lt;br /&gt;cape chapek 000a &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Semua entri yang anda buat itu harus diurutkan secara alfabetis. &lt;br /&gt;- Save dengan nama file: DICT-10.TXT &lt;br /&gt;- Kopikan file itu ke: &lt;br /&gt;C:\Nokia\Others\Talks (jika anda install Talks di phone memory) atau &lt;br /&gt;E:\Nokia\Others\Talks (jika anda install Talks di memory card. &lt;br /&gt;(Folder Talks harus anda buat terlebih dahulu). &lt;br /&gt;- Restart handphone. &lt;br /&gt;Sekarang, ketika anda menulis "bbrp", Talks akan mengucapkan "beberapa"; "cape" akan dibaca "chapek".   &lt;br /&gt;Jika anda suka menggunakan kamus yang sudah saya buat, silakan download dari:&lt;br /&gt;http://www.tarsidi.com/Dictionary_Talks.zip&lt;br /&gt;Kamus ini terdiri dari lebih 230 entri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam, &lt;br /&gt;Didi Tarsidi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-5408067581100114418?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/5408067581100114418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-kamus-ucapan-untuk-talks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5408067581100114418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5408067581100114418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/cara-membuat-kamus-ucapan-untuk-talks.html' title='Cara Membuat Kamus Ucapan untuk Talks'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-1532839545458204662</id><published>2009-04-15T07:06:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T07:08:36.675-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>dear rina dan PPUA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di TPS tempat bunda memilih, TPS 6 (RT 007/ RW 01 Jatirahayu Pondok Melati Bekasi) terdapat template alat bantu braille untuk penyandang tunanetra walaupun template yang ada hanya diperuntukkan untuk pemilihan calon anggota DPD.  dan menurut catatan sebenarnya di daftar pemilih pada TPS tersebut tidak ada pemilih penyandang tunanetra. surprise juga rasanya melihat template tersebut bahkan bunda sempat meminjam sebentar template tersebut untuk dirabakan kepada balqiz, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya adalah sedikit wujud perhatian pemerintah akan kepedulian kepada teman-teman penyandang tunanetra namun begitu mengetahui bahwa justru di TPS yang terdapat pemilih yang tunanetra kok malah tidak ada template tersebut ya jadi sedih juga. berarti pendataan dan distribusi nya tidak tepat sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam, &lt;br /&gt; primaningrum a. rustam &lt;br /&gt;http://www.primaningrum-arinarresmi.blogspot.com&lt;br /&gt;http://www.allaboutbalqiz.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-1532839545458204662?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/1532839545458204662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1532839545458204662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1532839545458204662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-pemilu-2009.html' title='[mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-4256886303407906694</id><published>2009-04-10T00:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T00:10:14.455-07:00</updated><title type='text'>Re: [kartunetclub] OOT: Seputar Contreng-mencontreng</title><content type='html'>Menurut saya pemilu tahun ini sangat ribet. Saat saya meraba template yang awas saja tebalnya sudah Masya Allah. Apa lagi ketika meraba template braille yang besarnya melebihi meja makan restoran. Tapi saya tetap bersyukur karena sudah mulai diadakan akses untuk tunanetra dalam mengaspirasikan politiknya. Walaupun saya rasa agak susah membaca template yang sangat besar itu dalam waktu yang sangat cepat. Ditambah lagi huruf-hurufnya tidak terlalu jelas. Alhasil saya tetap menggunakan bantuan orang terdekat untuk membantu saya mencontreng karena benar kata wijaya.com sangat susah untuk mencontreng di template braille tersebut.&lt;br /&gt;Btw Hasil akhir dari penghitungan suara dimenangkan oleh Partai demokrat Di Nomor 2 ada PDI Perjuangan, &amp; yang ke 3 ditempati golkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regards&lt;br /&gt;Liontin18&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-4256886303407906694?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/4256886303407906694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-kartunetclub-oot-seputar-contreng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4256886303407906694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/4256886303407906694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-kartunetclub-oot-seputar-contreng.html' title='Re: [kartunetclub] OOT: Seputar Contreng-mencontreng'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-8739366330545261563</id><published>2009-04-10T00:03:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T00:04:21.834-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Seputar Contreng-mencontreng</title><content type='html'>Hmmm..., akhirnya, aku bisa menyontreng juga untuk yang pertama kalinya.&lt;br /&gt;Karena aku baru genap 19 tahun, dan juga ini adalah aturan yang&lt;br /&gt;pertama untuk masalah contreng mencontreng. Jadi, inilah yang pertama.&lt;br /&gt;Ya ada suka dukanya juga sih? Seperti aku dikasih kartu pemilu, itu&lt;br /&gt;artinya aku sudah punya hak pilih. Namun, ada sedikit pengalaman unik&lt;br /&gt;ketika aku pergi ke TPS. Ketika namaku dipanggil, beberapa panitia&lt;br /&gt;pemilu agak sedikit sibuk menyediakan templet braille untukku. Dan aku&lt;br /&gt;menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar tentang templet&lt;br /&gt;itu.Hehehehe... Pertama aku dikasih tawaran oleh panitia antara&lt;br /&gt;didampingin atau menggunakan templet itu. Pertama aku pengen pake&lt;br /&gt;template tersebut, tapi aku agak bingung juga, karena hurufnya kurang&lt;br /&gt;nimbul dan agak keder letak posisi nomor caleknya. Di dalam TPS,&lt;br /&gt;panitia sibuk memasang kertas suara di templet tersebut, karena&lt;br /&gt;ternyata tidak pas. Ya sudah, akhirnya aku memilih didampingi oleh&lt;br /&gt;orang kepercayaanku saja, dari pada harus pusing ngurusin templet. Dan&lt;br /&gt;akhirnya, dengan modal pengetahuan sedikit aku langsung contreng saja&lt;br /&gt;pilihan yang insya Allah sesuai dengan hati nurani demi kemajuan&lt;br /&gt;bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, sebaiknya untuk pemilu selanjutnya, menggunakan sistem&lt;br /&gt;digitalisasi saja, seperti melalui internet atau SMS. Jadi gak harus&lt;br /&gt;ngeluarin dana besar untuk mencetak kertas suara yang belum tentu&lt;br /&gt;dapat membuat negeri ini semakin baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam, &lt;br /&gt;Wijaya,&lt;br /&gt;Calek dan Capres RI masa depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-8739366330545261563?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/8739366330545261563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-seputar-contreng.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8739366330545261563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/8739366330545261563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-seputar-contreng.html' title='[mitra-jaringan] Seputar Contreng-mencontreng'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-858618057383951689</id><published>2009-04-07T03:50:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T03:51:14.429-07:00</updated><title type='text'>Kuestioner pemilu 9 April 2009</title><content type='html'>Kepada Yth,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Organisasi Kecacatan&lt;br /&gt;2. Para Pemerhati Penyandang Cacat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama ini kami kirimkan qoestioner Pemilu 9 April 2009. Qoestioner ini berfungsi untuk memantau sampai sejauh mana Pemilu 2009 Aksesibel bagi pemilih penyandang cacat termasuk hambatan-hambatan pada Pemilu 2009. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berharap Bapak/Ibu dan rekan-rekan penyandang cacat dapat membantu kami untuk melakukan survey di TPS bapak/ Ibu masing-masing atau ditambahkan beberapa TPS di sekitarnya dengan mengisi qoestioner yang kami kirim, serta mengirimkan kembali melalui Fax. (021) 42879844/ Email : ppuapenca@yahoo.com/ pos dengan alamat Sekretariat PPUA Penca Jl. Cempaka Putih Tengah No. 1 Jakarta Pusat 10510, Telp. (021) 42879844. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan mengirimkan kembali laporan hasil dari pemantauan kami tentang Pemilu yang akses bagi penyandang cacat kepada Bapak/ Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas bantuan dan kerjasamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PPUA Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Program&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heppy Sebayang, SH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;************ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuestioner Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Pemilih / Pemantau : .............................................  L/P Umur : ............&lt;br /&gt;Jenis Kecacatan               : .............................................&lt;br /&gt;Alamat  :  Telepon : ................................&lt;br /&gt; Desa  : ..................................  Kecamatan  : ................................&lt;br /&gt; Kabupaten  : ......................... ........ Propinsi  : .................................&lt;br /&gt;Lokasi TPS yang dipantau  : ..................................&lt;br /&gt;No. TPS yang dipantau       : ...................................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawablah pertanyaan dengan memberi tanda silang atas pilihan anda atau dengan penjelasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah anda pernah mendapatkan informasi-informasi tentang Pemilu? &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;Bila Ya, darimana anda mendapat informasi :&lt;br /&gt;a. TV, Radio&lt;br /&gt;b. Media Cetak&lt;br /&gt;c. Organisasi Partai&lt;br /&gt;d. Lainnya, sebutkan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Apakah sebelum datang ke TPS, anda telah menentukan pilihan? &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apakah anda atau saudara anda, teman anda  penyandang cacat ada yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT)? Ya / Tidak  terdaftar . Bila ada, berapa berapa orang jumlahnya .........................? lokasinya ......................  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Apakah anda mengetahui akan ada perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden?  &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Apakah didalam surat undangan pemberitahuan pemungutan suara yang anda terima ada pemberitahuan tersedianya kemudahan bagi pemilih penyandang cacat? &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Apakah saat melakukan pemungutan suara anda mengalami hambatan/Kesulitan? &lt;br /&gt;Ya / Tidak &lt;br /&gt;Bila Ya, jelaskan bentuk hambatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Apakah di TPS anda, penyandang cacat, ibu hamil, lansia didahulukan dalam memilih?&lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Apakah pendamping menandatangani formulir C5? &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Bila anda penyandang cacat apakah anda membutuhkan pendamping? &lt;br /&gt;Ya / Tidak &lt;br /&gt;Bila Ya, siapa yang menentukan pendamping anda?&lt;br /&gt;a.  Anda tentukan sendiri&lt;br /&gt;b. Minta tolong petugas KPPS atas kemauan anda sendiri&lt;br /&gt;c. Petugas KPPS yang langsung menentukan/menunjuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Apakah lokasi TPS ditempat anda mudah dijangkau penyandang cacat? &lt;br /&gt;Ya / tidak&lt;br /&gt;Bila tidak apa bentuk kesulitannya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;11. Jika  anda pengguna kursi roda, apakah  anda mengalami kesulitan pada saat anda melalui pintu masuk/keluar TPS?&lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Apakah meja bilik suara memberikan ruang gerak yang cukup bagi pengguna kursi roda?&lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;Bila tidak jelaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Apakah saat melakukan pemungutan suara di TPS  tersedia alat bantu pilih bagi tuna netra? &lt;br /&gt;Ya / Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Bila anda tunanetra, apakah alat bantu  pilih tersebut  dapat digunakan? &lt;br /&gt;Ya/tidak&lt;br /&gt;Bila tidak, apa alasannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Apakah anda memasukan surat suara secara mandiri kedalam kotak suara? &lt;br /&gt;Ya / Tidak &lt;br /&gt;Bila tidak, jelaskan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Apa usulan anda untuk perbaikan pemilu presiden dan wakil presiden yang akan datang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-858618057383951689?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/858618057383951689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/kuestioner-pemilu-9-april-2009.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/858618057383951689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/858618057383951689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/kuestioner-pemilu-9-april-2009.html' title='Kuestioner pemilu 9 April 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3723006687758127952</id><published>2009-04-07T03:42:00.000-07:00</published><updated>2009-04-07T03:43:18.817-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>Dear all,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf nih, baru nimbrung lagi…. Ngomong-ngomong soal caleg penca,&lt;br /&gt;memang kalau mau pilih caleg penca, sebaiknya adalah caleg penca yang&lt;br /&gt;memiliki latar belakang aktifis penca.&lt;br /&gt;Selain itu mengenai hak dipilih dan memilih, saya juga mau sedikit&lt;br /&gt;berbagi dengan teman-teman semua….&lt;br /&gt;Memang pemilu kali ini luar biasa rumit permasalahannya. Mulai dari&lt;br /&gt;sistim coblos yang berubah menjadi sistim contreng, daftar pemilih&lt;br /&gt;tetap (dpt) sampai kepada pengadaan dan pendistribusian logistic.&lt;br /&gt;Pada awal-awal perumusan UU No. 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum&lt;br /&gt;Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan&lt;br /&gt;Perwakilan Rakyat Daerah, saya sempat brain storming dengan bebeerapa&lt;br /&gt;teman tunanetra mengenai sistim penendaan. Ada yang berpendapat tidak&lt;br /&gt;ada masalah, ada yang berpendapat masalah besar dan ada juga yang&lt;br /&gt;tidak terlalu peduli. Namun saya pribadi serta teman-teman di PPUA&lt;br /&gt;PENCA berpendapat bahwa perubahan ini dapat menjadi kendala bagi&lt;br /&gt;tunanetra dalam menyalurkan hak memilihnya. Namun suara kami tidak&lt;br /&gt;terlalu berpengaruh besar sehingga sistim penendaan ini tetap&lt;br /&gt;disetujui oleh wakil-wakil kita yang bersemayam di Senayan sana. Namun&lt;br /&gt;yang kami sangat sayangkan adalah bahwa alasan perubahan sistim ini&lt;br /&gt;hanya didasarkan karena di dunia ini tinggal 2 negara yang masih&lt;br /&gt;menggunakan sistim coblos sedangkan sistim penandaan dianggap sebagai&lt;br /&gt;simbol sudah lebih majunya peradaban suatu negara. Padahal jika ingin&lt;br /&gt;mengarah kepada peradaban yang maju seharusnya jangan&lt;br /&gt;tanggung-tanggung; langsung saja mengadopsi sistim elektronik, sperti&lt;br /&gt;yang pernah Pak Didi utarakan kepada saya.&lt;br /&gt;Namun tidak dapat saya pungkiri bahwa dalam UU tersebut ada banyak&lt;br /&gt;masukan dari kami  yang sudah mengakomodir kebutuhan penyandang cacat,&lt;br /&gt;seperti misalnya:&lt;br /&gt;- Pasal 50, Ayat (1).Persyaratan Bakal calon anggota DPR,DPRD Prop dan&lt;br /&gt;DPRD Kab/ Kota, Huruf (d).cakap berbicara, membaca, dan menulis dalam&lt;br /&gt;bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Dalam pasal penjelasan berbunyi: d).Persyaratan sebagaimana tercantum&lt;br /&gt;dalam ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi hak politik&lt;br /&gt;penyandang cacat yang memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya&lt;br /&gt;sebagai anggota DPR, DPRD Kab/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 50, ayat (1), huruf (e) berrpendidikan paling rendah tamat&lt;br /&gt;Sekolah Menengah Atas (SMA), Madrasah Aliyah   (MA), Sekolah Menengah&lt;br /&gt;Kejuruan (SMK), atau bentuk lain yang sederajat&lt;br /&gt;Dalam pasal penjelasan berbunyi: (e).Yang dimaksud dengan bentuk lain&lt;br /&gt;yang sederajat antara lain : Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMLB),&lt;br /&gt;Pondok Pesantren Salafiah, Sekolah menengah Teologi Kristen , Sekolah&lt;br /&gt;Seminari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 50, ayat (1), huruf (h).sehat jasmani dan rohani&lt;br /&gt;Pada pasal penjelasan berbunyi: (h). Yang dimaksud dengan sehat&lt;br /&gt;jasmani dan rohani adalah sehat  yang dibuktikan dengan surat&lt;br /&gt;kesehatan dari rumah sakit pemerintah termasuk puskesmas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 50, ayat (2). Kelengkapan administrasi bakal calon anggota&lt;br /&gt;DPR,DPRD Prop dan DPRD Kab/ Kota, huruf (d).surat keterangan berbadan&lt;br /&gt;sehat jasmani dan rohani&lt;br /&gt;Pada pasal penjelasan berbunyi: (d). Persyaratan sebagaimana tercantum&lt;br /&gt;dalam ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi hak politik&lt;br /&gt;penyandang cacat yang memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya&lt;br /&gt;sebagai anggota DPR, DPRD Kab/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 67, ayat (2). Kelengkapan administrasi bakal calon anggota DPD&lt;br /&gt;di buktikan dengan: huruf (d). surat keterangan berbadan sehat jasmani&lt;br /&gt;dan rohani&lt;br /&gt;Pada pasal penjelasan berbunyi: d). Persyaratan sebagaimana tercantum&lt;br /&gt;dalam ketentuan ini tidak dimaksudkan untuk membatasi hak politik&lt;br /&gt;penyandang cacat yang memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya&lt;br /&gt;sebagai anggota DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pasal-pasal tersebut di atas terlihat bahwa UU menjamin&lt;br /&gt;kesempatan yang seluas-luasnya bagi penyandang cacat dalam menggunakan&lt;br /&gt;hak dipilihnya.&lt;br /&gt;Lalu kita lihat pasal-pasal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 142, ayat (2). Selain perlengkapan pemungutan suara sebagaimana&lt;br /&gt;dimaksud pada ayat (1), untuk menjaga keamanan, kerahasian, dan&lt;br /&gt;kelancaran pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara,&lt;br /&gt;diperlukan dukungan perlengkapan lainnya&lt;br /&gt;Pada pasal penjelasan berbunyi: (2). Yang dimaksud dengan “dukungan&lt;br /&gt;perlengkapan pemungutan suara lainnya” meliputi sampul kertas, tanda&lt;br /&gt;pengenal KPPS/KPPSLN, tanda pengenal TPS/TPSLN, tanda pengenal saksi,&lt;br /&gt;karet pengikat surat suara,  lem, kantong plastic, ballpoint, gembok,&lt;br /&gt;spidol, formulir untuk berita acara dan sertifikat, sticker nomor&lt;br /&gt;kotak suara, tali pengikat alat pemberi tanda pilihan dan alat bantu&lt;br /&gt;tuna netra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 156&lt;br /&gt;ayat (1).Pemilih tuna netra, tuna daksa dan yang mempunyai halangan&lt;br /&gt;fisik lain saat memberikan suaranya di TPS dapat dibantu oleh orang&lt;br /&gt;lain atas permintaan pemilih.&lt;br /&gt;Ayat (2).Orang lain yang membantu pemilih dalam memberikan suaranya&lt;br /&gt;sebagaimana di   maksud pada ayat (1 ) wajib merahasikan pilihan&lt;br /&gt;pemilih.&lt;br /&gt;Ayat (3).Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian bantuan kepada&lt;br /&gt;pemilih  ditetapkan dengan peraturan KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 164&lt;br /&gt; Ayat (1). Pemilih tuna netra, tuna daksa dan yang mempunyai halangan&lt;br /&gt;fisik lain saat memberikan suaranya di TPSLN dapat dibantu oleh orang&lt;br /&gt;lain atas permintaan pemilih.&lt;br /&gt;Ayat (2). Orang lain yang membantu pemilih dalam memberikan suaranya&lt;br /&gt;sebagaimana di maksud pada ayat (1) wajib merahasiakan pilihan&lt;br /&gt;pemilih.&lt;br /&gt;Ayat (3). Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian bantuan kepada&lt;br /&gt;pemilih  ditetapkan dengan peraturan KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 295&lt;br /&gt;Setiap orang yang bertugas membantu pemilih yang dengan sengaja&lt;br /&gt;memberitahukan pilihan pemilih kepada orang lain sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;dalam Pasal 156 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling&lt;br /&gt;singkat 3 (tiga) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan  dan denda&lt;br /&gt;paling sedikit Rp.3.000.000.- dan paling banyak Rp.12.000.000.-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal-pasal yang berkenaan dengan hak memilih ini diterjemahkan&lt;br /&gt;kedalam Peraturan KPU sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan KPU No. 3 Tahun 2009 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan&lt;br /&gt;Pemungutan dan Penghitungan suara di Tempat Pemungutan  Suara dalam&lt;br /&gt;Pemilihan Umum anggota DPR, DPD,  DPRD Prop/Kab/Kota Tahun 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 8, ayat  ( 3) Selain perlengkapan pemungutan dan perhitungan&lt;br /&gt;suara di TPS sebagaimana dimaksud ayat 2 , KPU Kab /Kota juga&lt;br /&gt;menyerahkan kepada KPPS melalui PPK,PPS dukungan perlengkapan&lt;br /&gt;pemungutan suara lainnya yaitu : sampul kertas, tanda pengenal KPPS,&lt;br /&gt;dan saksi, karet pengikat, surat suara, lem atau perekat, kantong&lt;br /&gt;pelastik , gembok dan anak kunci, tempat anak kunci, spidol, formulir&lt;br /&gt;untu berita acara dan sertifikat, stiker nomor kotaksuara, tali&lt;br /&gt;pengikat alat pemberi tanda pilhan dan alat Bantu tunanetra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9, ayat  (5) Selain sampulkertas sebagaimana dimaksud pada ayat&lt;br /&gt;2 dan ayat 3 diperlukan dukungan alat perlengkapan lainnya, terdiri&lt;br /&gt;dari tanda pengenal, tanda pengenal petugas keamaan, tanda pengenal&lt;br /&gt;saksi,  karet pengikat suara, lem/perekat, kanton pelastik, bollpoint,&lt;br /&gt;gembok dan anak kunci, tempat anak kunci, spidol, formulir untuk&lt;br /&gt;berita acara dan sertifikat, stiker nomor kotak suara, tali pengikat&lt;br /&gt;alat pemberi tanda pilihan, dan kertas kosong untuk mencoba bollpoint&lt;br /&gt;serta alat Bantu tunanetra untuk pemilu anggota DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 19 ayat 1 ( huruf m ) Meja/ papan untuk menempatkan bilik suara&lt;br /&gt;dan untuk pemberian tanda pada surat suara dan meja khusus&lt;br /&gt;untukpenyandang cacat yang menggunakan kursi roda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 21, ayat ( 2 ) Pintu masuk dan keluar TPS sebagaimana dimaksud&lt;br /&gt;pada ayat 1 harus dapat menjamin akses gerak bagi penyandang cacat&lt;br /&gt;yang menggunakan kursi roda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 30.&lt;br /&gt;1. Dalam memberikan suara sebagaimana dimaksud dalam pasal 29 berlaku&lt;br /&gt;bagi pemilih tunanetra, tunadaksa atau yang memiliki halangan fisik&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;2. Pemilih tunanetra, tunadaksa atau yang mempunyai halangan fisik&lt;br /&gt;lain dalam memberikan suara pemiliu anggota DPR, DPRD Propinsi, DPRD&lt;br /&gt;Kabupaten Kota, apabila diperlukan dapat dibantu oleh petugas KPPS&lt;br /&gt;atau orang lain atas permintaan pemilih yang bersangkutan.&lt;br /&gt;3. Pemilih tuna netra sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dalam&lt;br /&gt;memberikan suara pemilu anggota DPD dapat menggunakan alat Bantu tuna&lt;br /&gt;netra yang disediakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 31.&lt;br /&gt;1. Atas permintaan pemilih tuna netra, tuna daksa atau yang mempunyai&lt;br /&gt;halangan fisik lain sebagaimana dimaksud Pasal 30, Ketua KPPS&lt;br /&gt;menugaskan  anggota KPPS kelima dan keenam atau orang yang ditunjuk&lt;br /&gt;oleh pemilih yang bersangkutan untuk memberikan bantuan, menurut cara&lt;br /&gt;sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Bagi pemilih yang tidak dapat berjalan anggota KPPS ke lima dan&lt;br /&gt;keenam membantu pemilih menuju bilik pemberian suara dan pemberian&lt;br /&gt;tanda dilakukan oleh pemilih sendiri.&lt;br /&gt;b. Bagi pemilih yang tidak memiliki kedua belah tangan dan tunanetra&lt;br /&gt;anggota KPPS kelima membantu melakukan pemberian tanda sesuai kehendak&lt;br /&gt;pemilih dengan disaksikan oleh anggota KPPS keenam.&lt;br /&gt;2. Bantuan orang lain atas permintaan pemilih tuna netra, tuna daksa,&lt;br /&gt;atau yang memiliki halangan fisik lain sebagaimana dimaksud dalam&lt;br /&gt;Pasal 30, pemberian tanda dilakukan oleh pemilih sendiri.&lt;br /&gt;Anggota KPPS dan orang lain yang membantu pemilih tuna netra, tuna&lt;br /&gt;daksa atau yang mempunyai halangan fisik lain sebagaimana yang&lt;br /&gt;dimaksud ayat 1 dan ayat 2 wajib merahasiakan pilihan pemilih yang&lt;br /&gt;bersangkutan, dan menandatangani surat pernyataan dengan menggunakan&lt;br /&gt;Formulir C.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan KPU No. 23 Tahun 2008 Tentang Pedoman Pelaksanaan&lt;br /&gt;Sosialisasi dan penyampaian informasi Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab V. Kelompok Sasaran&lt;br /&gt;(1). Kelompok Sasaran dalam pelaksanaan sosialisasi dan Penyampaian&lt;br /&gt;informasi Pemilu meliputi : (k). Pemilih dengan berkebutuhan khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu kami harapkan teman-teman penyandang cacat agar lebih kritis&lt;br /&gt;dalam mencermati fasilitas dan kemudahan yang ada di TPS nanti, dan&lt;br /&gt;kami mohon bantuan teman-teman semua (baik penyandang cacat maupun non&lt;br /&gt;penyandang cacat) untuk melaporkan kepada kami hal-hal yang&lt;br /&gt;bertentangan dengan segala ketetapan di atas segera setelah&lt;br /&gt;sepulangnya teman-teman dari TPS nanti agar kami dapat&lt;br /&gt;menindaklanjuti. Perlu kita semua ketahui bahwa pelanggaran yang&lt;br /&gt;dilaporkan kepada pihak Panwaslu akan dianggap kadarluarsa jika baru&lt;br /&gt;dilaporkan lewat dari 3 hari setelah tgl 9 April nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info khusus bagi pemilih tunanetra:&lt;br /&gt;a. pemahaman contreng :&lt;br /&gt;1. Tusuk gigi di patahkan (jangan sampai putus) dengan kedua ujung&lt;br /&gt;menghadap ke arah atas membentuk sudut 45°.&lt;br /&gt;2. Analogi arah jarum jam pada pukul 10.10&lt;br /&gt;3. Menyilangkan tangan kanan ke bahu kiri atau sebaliknya&lt;br /&gt;4. Membentangkan ibu jari dan telunjuk dengan sudut 45°&lt;br /&gt;b. Pemahaman template/alat bantu pilih bagi tunanetra:&lt;br /&gt;Bentuknya seperti map yang sangat lebar dengan sisi atas dan kiri&lt;br /&gt;tertutup sedangkan sisi kanan dan bawahnya terbuka. Pada permukaan&lt;br /&gt;alat bantu ini terdapat tulisan/nama dan nomor urut calon DPD dalam&lt;br /&gt;huruf brailed an persis di bawah masing-masing nama calon ada&lt;br /&gt;kotak/lubang tempat kita mencontreng. Surat suara dimasukkan ke dalam&lt;br /&gt;template ini dan diratakan sisi kiri dan atasnya agar pada saat&lt;br /&gt;mencontreng, pilihan kita tepat pada kolom foto calon yang kita pilih.&lt;br /&gt;Setelah selesai mencontreng, keluarkan dan lipat kembali surat suara&lt;br /&gt;untuk selanjutnya kita masukan ke dalam kotak suara. Tersedia 1&lt;br /&gt;template untuk masing-masing TPS.&lt;br /&gt;c. Lebar Surat Suara:&lt;br /&gt;Surat suara kurang lebih berukuran 50 X 80 cm atau kurang lebih sama&lt;br /&gt;dengan lebar Koran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips khusus untuk tanggal 9 April nanti:&lt;br /&gt;a. Mulailah mengamati partai politik, caleg,, calon DPD, berikut nomor&lt;br /&gt;urutnya  serta tentukanlah pilihan dalam benak anda sebelum anda pergi&lt;br /&gt;ke TPS.&lt;br /&gt;b. Kenali kemampuan anda dalam memberikan tanda secara mandiri. Jika&lt;br /&gt;anda merasa tidak mempu melakukannya secara mandiri, anda dapat minta&lt;br /&gt;bantuan orang lain untuk mendampingi. Tapi ingatlah bahwa hak untuk&lt;br /&gt;didampingi dan siapa yang mendampingi adalah sepenuhnya hak anda untuk&lt;br /&gt;memilih.&lt;br /&gt;c. Jika anda memilih untuk didampingi, mintalah formulir C.5 untuk&lt;br /&gt;pendamping anda tandatangani.&lt;br /&gt;d. Akan jauh lebih baik jika pendamping anda adalah anggota keluarga&lt;br /&gt;atau saudara, atau teman yang memiliki pilihan yang sefaham dengan&lt;br /&gt;anda.&lt;br /&gt;e. Khusus pemilih tunanetra, tanyakan apakah ada alat bantu pilih&lt;br /&gt;khusus bagi tunanetra. Perhatikan pula apakah alat bantu tersebut&lt;br /&gt;benar-benar dapat digunakan oleh tunanetra dengan semestinya.&lt;br /&gt;f. Perhatikan pula waktu pemungutan suara adalah mulai pk. 07.00&lt;br /&gt;sampai dengan pk 12.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi teman-teman yang namanya tidak ada dalam Daftar Pemilih Tetap&lt;br /&gt;(DPT) maka perlu diketahui bahwa akan ada perbaikan DPT untuk PilPres.&lt;br /&gt;Sebaiknya anda melaporkan ke kelurahan di tempat anda tinggal atau&lt;br /&gt;mintalah bantuan pada Ketua RT/RW setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat memilih dan jadikanlah moment ini sebagai moment perjuangan&lt;br /&gt;kita bersama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Warmest Regards,&lt;br /&gt;Rina alamsyah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3723006687758127952?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3723006687758127952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3723006687758127952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3723006687758127952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_07.html' title='Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-5263843066570374492</id><published>2009-04-06T03:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T03:36:01.943-07:00</updated><title type='text'>[mitra-jaringan] Anak Anjing Yang Cacat</title><content type='html'>Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menarik &lt;br /&gt;bagi anak-anak kecil, "Dijual Anak Anjing"..&lt;br /&gt;Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya &lt;br /&gt;"Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu menjawab, &lt;br /&gt;"Harganya&lt;br /&gt;berkisar antara 30 - 50 Dollar."&lt;br /&gt;Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping &lt;br /&gt;uang, "Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak &lt;br /&gt;anjing&lt;br /&gt;yang anda jual itu?" Pemilik toko itu tersenyum.. Ia lalu bersiul memanggil &lt;br /&gt;anjing-anjingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama dari kandang anjing munculah anjingnya yang bernama Lady yang &lt;br /&gt;diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang &lt;br /&gt;lorong toko.&lt;br /&gt;Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. &lt;br /&gt;Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan &lt;br /&gt;tampak&lt;br /&gt;cacat itu.&lt;br /&gt;Tanyanya, "Kenapa dengan anak anjing itu?" Pemilik toko menjelaskan bahwa &lt;br /&gt;ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan&lt;br /&gt;menderita cacat seumur hidupnya.&lt;br /&gt;Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing yang cacat &lt;br /&gt;itu." Pemilik toko itu menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat&lt;br /&gt;itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu &lt;br /&gt;padamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Aku &lt;br /&gt;tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak &lt;br /&gt;anjing&lt;br /&gt;itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku &lt;br /&gt;akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 &lt;br /&gt;Dollar.&lt;br /&gt;Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak &lt;br /&gt;anjing itu."&lt;br /&gt;Tetapi lelaki itu menolak, "Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia &lt;br /&gt;tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaimana anak &lt;br /&gt;anjing&lt;br /&gt;lainnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. &lt;br /&gt;Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik&lt;br /&gt;toko itu dan berkata, "Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku &lt;br /&gt;pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki &lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang &lt;br /&gt;mau mengerti penderitaannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut &lt;br /&gt;matanya. Ia tersenyum dan berkata, "Aku akan berdoa setiap hari agar &lt;br /&gt;anak-anak anjing&lt;br /&gt;ini mempunyai majikan sebaik engkau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheers,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rachel&lt;br /&gt;Http://remang-remang.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-5263843066570374492?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/5263843066570374492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-anak-anjing-yang-cacat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5263843066570374492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/5263843066570374492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/mitra-jaringan-anak-anjing-yang-cacat.html' title='[mitra-jaringan] Anak Anjing Yang Cacat'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-7985954410950982984</id><published>2009-04-06T03:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T03:33:10.050-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>Mas Ndaru, Mas Joni, dan Bung Tolhas. ...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Adanya tunanetra atau penyandang cacat yang menjadi anggota CALEG memang bukan jaminan bahwa aspirasi penyandang cacat akan terakomodasi. Alasan pertama sudah dijelaskan oleh Mas Ndaru yaitu mereka yang menjadi CALEG bukan karena ingin membawa aspirasi teman-temannya yang senasib, melainkan tergiur oleh gaji yang besar ... Alasan kedua yang mungkin dapat saya kemukakan disini adalah dari ADART partai tempat dia duduk tidak memasukkan penyandang cacat sebagai garis kebijakannya. Mungkin yang diperlukan oleh CALEG penyandang cacat adalah mengusulkan agar partainya memasukkan isu penyandang cacat sebagai salah satu kebijakannya. Tapi kesulitannya lagi adalah yang bersangkutan hanya seorang diri di partainya. Jadi perlu perjuangan yang sangat keras untuk mengusulkan hal tersebut. Tapi setidaknya dengan adanya penyandang cacat yang menjadi CALEG dan mudah-mudahan berhasil menjadi anggota legislatif ini sudah sedikit lebih maju. Karena sebelum PEMILU yang sekarang setiap ada tunanetra yang ingin menjadi CALEG selalu dihadang dengan peraturan:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Seorang anggota DPR harus sehat jasmani dan rohani, (tunanetra tidak sehat jasmani).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Seorang anggota DPR harus bisa membaca huruf latin, (Tunanetra tidak bisa, karena tunanetra hanya bisa membaca huruf Braille).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sekarang dua alasan tersebut sudah tidak ditafsirkan secara mentah. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang lebih membuat saya senang lagi saya bisa berkata dengan bangga ketika berada di luar negeri. Bukan hanya di Thailand dan Malaysia yang ada tunanetra menjadi anggota konggres, di Indonesia pun ada.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sugiyo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-7985954410950982984?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/7985954410950982984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_547.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7985954410950982984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/7985954410950982984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_547.html' title='Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-3873734361827737199</id><published>2009-04-06T03:31:00.001-07:00</published><updated>2009-04-06T03:31:34.652-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>Kemajuan tehnologi membuat dunia seperti tanpa jarak... (hehe... kayak prolog skripsi). Nah, inilah yang membuat suasana kampanye juga bisa terasa sampai ke kota kecil ini.... saya selalu tahu perkembangan kampanye partai di Indonesia, dari mulai goyang erotis saat kampanye..., adu jotos karena senggolan saat berjoget, panggung yang roboh, macam-macam cara caleg untuk menarik simpati masyarakat hingga rela berfoto dengan monyet..., sampai dengan isyu BLT yang dijadikan ajang serang-serangan... hehe.... nggak ketinggalanlah pokoknya... Dari ide logis untuk kampanye, sampai ide yang nggak logis....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di sini, petugas Pemilihan Umum di Konsulat Jenderal dan Kedutaan besar republik Indonesia juga mengajak warga Indonesia di US untuk ikut memilih... Bulan Desember lalu kami dikirimi surat pemberitahuan untuk pemilih, yang kemudian akan dilanjutkan dengan proses pendaftaran pemilih. Pendaftaran pemilih juga dapat dilakukan secara online dengan memasuki websidenya konjen RI. Nah, nanti surat suara dikirimi ke masing-masing pemilih, untuk kemudian dikirimkan balik ke Konjen.  Untuk Pemilu luar negeri, suara kami  akan digunakan untuk memilih Anggota DPRD DKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Partai yang punya perwakilan di luar negeri, mereka juga melakukan kampanye, baik itu dengan mengundang masyarakat dalam forum diskusi, ataupun dengan mengirimi kita kartu pos berlogo Partai. Nah, kali ini, saya juga kebagian dikirimi kartu pos oleh salah satu partai.... wah, agak kaget juga,... kok mereka tahu ya namaku dan alamatku... kayaknya partai nggak kalah juga sama FBI atau CIA....hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempatku sendiri, maksudnya di Ohio University, kemarin kami membuat diskusi politik yang menghadirkan para pakar di bidang politik, yang berasal dari mahasiswa yang sedang mendalami ilmu politik di Ohio University ataupun di Ohio State University. Salah satunya adalah Bung Jayadi Hanan (Dosen Univ Paramadina yang lagi menyelesaikan doktoratnya di OSU). Nah tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mengetahui perkembangan politik di dalam negeri kita, dan untuk mengajak semua mahasiswa untuk turut aktif dalam pemilu.&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menarik dari ulasan Bung Jack ini, yaitu pentingnya background pendidikan yang dimiliki oleh orang dengan kecacatan dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyandang cacat.  Saya kira, pendidikan memang menjadi pilar utama, bukan berarti satu-satunya, tapi pendidikan untuk penyandang cacat memang sangat penting... Untuk itu, mari kita berjuang sekeras mungkin agar dapat memberikan pendidikan seluas-luasnya bagi para penyandang cacat... dan para penyandang cacat juga harus menyadari, bahwa pendidikan itu adalah sesuatu yang penting. Sering kali kita terjebak pada ide, bahwa pendidikan tidak akan berarti apa-apa ketika tiba saatnya kita harus bekerja, karena mencari kerja itu sulit, namun saya kira, sikap seperti ini nggak hanya dimiliki oleh para penyandang cacat, tapi banyak masyarakat Indonesia pada umumnya. Ini bisa terjadi, karena pendidikan dirasakan begitu mahal, sementara persaingan mencari pekerjaan juga sangat ketat, yang akhirnya membuat orang menjadi apatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di US, saya justru menemukan banyak person with disability memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Dan itu pula yang saya kira meningkatkan persepsi positif dari masyarakat tentang keberadaan penyandang cacat. Hal yang lebih dari apa yang kita punya di Indonesia adalah, kebanyakan sekolah memang sudah terbuka buat penyandang cacat. Tetapi saya pribadi merasa, beberapa tahun lagi, pasti banyak sekolah yang terbuka buat penyandang cacat di Indonesia. Kalau misalnya dipertanyakan, mana yang harus lebih dulu diwujudkan, hilangnya diskriminasi atau minat yang kuat bagi penyandang cacat untuk bersekolah, saya kira saya justru memilih pilihan yang kedua, karena penghapusan diskriminasi terhadap penyandang cacat adalah sebuah proses yang berkelanjutan.. Sekali lagi, di negara yang katanya lebih maju seperti US pun, yang namanya diskriminasi juga masih terjadi kok.... Jadi, saya kira, kita tidak perlu berkecil hati menjadi warga negara Indonesia, memang, di sana sini, sebagai penyandang cacat, sebagai orang tua, sebagai guru, sebagai praktisi, sebagai orang-orang yang bekerja dengan penyandang cacat, kita perlu bekerja sekuat tenaga, but i really really sure a hundred percent, that we are on the right track...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh iya, apa para tunanetra juga diajari untuk mencontreng setelah meraba surat suara?? berapa dari kita yang bisa memegang pulpen dengan baik untuk kemudian mencontreng?? hehehehe......:) ingat, ingat jangan salah contreng ya......eh usul dong, mungkin ada yang bisa membuat DVD pada saat pemilihan umum untuk para penyandang cacat, bisa dibuatkan film dokumenter untuk promosi pemenuhan hak politik penyandang cacat dalam pemilihan  umum di Indonesia... negara kita tercinta.... Dalam DVD itu, kita bisa buat perbandingan antara tempat yang menyediakan berbagai akomodasi yang dibutuhkan, dan tempat yang tidak menyediakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam dari tempat di mana burung-burung berkicau riuh dan bunga-bunga  mulai bermekaran memberi harapan...&lt;br /&gt;Tolhas Damanik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-3873734361827737199?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/3873734361827737199/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_7998.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3873734361827737199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/3873734361827737199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_7998.html' title='Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-46224050328223060</id><published>2009-04-06T03:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T03:29:10.112-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>Informasi yang sangat menarik mas Ndaru...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di jogja hanya ada (sepengetahuan saya) 1 caleg yang difabel. Tapi dari hasil ngobrol-ngobrol saya dengan beliau, saya belum melihat adanya konsep yang jelas yang akan beliau perjuangkan apa bila terpilih nanti. Inilah yang kemudian membawa saya sampai pada satu pendapat bahwa keterwakilan tidak harus diwakili oleh orang dari kelompoknya, tapi yang penting adalah benar-benar memahami siapa yang diwakili dan perjuangan macam apa yang diwakilkan. Sikap-sikap yang muncul (yang saya amati) justru dia (caleg yang saya maksud) seolah tahu apa yang menjadi kebutuhan, permasalahan dan kepentingan difabel tanpa mau berbicara langsung dengan kelompok dimana dia mengatasnamakan untuk mewakili... Jika pada awal pencalonannya saja tidak ada cerminan seorang wakil yang aspiratif dan partisipatif, bagaimana ketika dia terpilih sebagai wakil?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tentu saya tidak menganggap sikap-sikap diatas adalah sikap keseluruhan caleg difabel yang ada dan lebih meyakini itu sebagai personal attitude dia saja dan kita berarap bahwa kedepan akan semakin banyak wakil difabel dan yang benar-benar maju untuk menjadi ujung tombak perjuangan kita di parlemen...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang menarik dari perbincangan ini adalah bahwa kita sudah selangkah lebih maju dalam PEMILU sekarang ini. Saya masih ingat pada PEMILU 5 tahun silam, perbincangan kita masih lebih banyak pada aksesibilitas PEMILU, dimana diskusinya selalu berkutat pada bagaimana kita bisa mencoblos pada hari pemungutan tanpa banyak memperbincangkan tentang bagaimana saluran-saluran politik itu kemudian dapat mengakomodasi suara kita dalam kurun 5 tahun ke depan. Tapi saat sekarang ini, perbincangan sudah bergeser maju kearah siapa dan seperti apa yang akan kita pilih, dan bukan lagi sekedar bagaimana cara kita memilih. Terlepas semakin komplex dan semakin tidak aksesibelnya pemilu bagi sebagian besar difabel dan warga masyarakat lainnya, ibarat berbelanja kita sudah tidak lagi berfikir bagaimana caranya bertransaksi tapi sudah bergeser pada apa dan barang macam apa yang kita beli. Saya kira ini merupakan langkah maju yang didasari dengan semangat bahwa memang kita punya hak politik yang sama sebagai warga negara yang lain...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di Jogja, SIGAB dan organisasi-organisasi difabel lainnya sudah menyelenggarakan beberapa dialog dengan partai politik untuk memastikan dukungan dan komitmen mereka untuk memperjuangkan kepentingan difabel. Dan memang benar seperti yang dikatakan oleh mas Ndaru dan kawan-kawan lain, diantara partai politik yang kita ajak berdialog tak satupun yang memuat isu difabel dalam garis perjuangan partainya. Hal ini, sudah menjadi indikator jelas bahwa ternyata partai politik sebagai salah satu pilar demokrasi kita telah gagal mengidentifikasi masalah keadilan sosial yang ada di Indonesia. Untuk itu, tidak ada pilihan lain saya kira kecuali "GO POLITICS!"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Istilah go politics yang saya maksud bisa ditafsirkan banyak sekali. Bisa jadi terlibat dalam partai politik yang ujung2nya adalah berpolitik praktis, tapi kerja besar dan panjang yang saya maksud dengan "go politics!" itu adalah bagaimana kita bisa mulai memperkenalkan isu, permasalahan, kepentingan dan aspirasi difabel kepada pelaku politik praktis sehingga politik bagi kita bukan hanya 9 april pada pelaksanaan pemungutan suara saja, tapi hak politik kita tetap diakomodasi sepanjang demokrasi masih dikatakan ada... &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga sharing ini tidak terlalu panjang dan bermanfaat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam dan ditunggu sharing dari kawan-kawan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;M Joni Yulianto S.Pd M.A&lt;br /&gt;Director&lt;br /&gt;Sasana Integrasi dan Advokasi Difabel (SIGAB)&lt;br /&gt;The Institute for Advocacy and Integration of the Diffable&lt;br /&gt;Perum Sawit Sari Block I/3 Condongcatur Sleman Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-46224050328223060?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/46224050328223060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_06.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/46224050328223060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/46224050328223060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009_06.html' title='Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-6061206289551406636</id><published>2009-04-06T03:19:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T03:25:55.982-07:00</updated><title type='text'>Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009</title><content type='html'>Sebagai informasi di kawasan Jawa Tengah dan Semarang,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;DPRD Jawa Tengah tidak ada satu pun partai yang secara eksplisit mendukung penyandang ketunan, khususnya tunanetra. Kepedulian yang timbul adalah karena pribadi anggota partai yang duduk di Komisi E. Jadi tidak ada partai yang mempunyai garis kebijakan yang secara tegas membela penyandang ketunaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di DPRD Kota Semarang, pada awal mereka menduduki kursi DPRD nampak sangat peduli walau itu pun kebijakan personal dan bukan kebijakan partai. Namun setelah melewati pertengahan kedudukan mereka, ketidakpedulian mulai nampak. Hal itu ditunjukan dengan tidak diterimanya permohonan audiensi PERTUNI baik Kota Semarang maupun DPD PERTUNI JATENG. Di sisi lain, ada info bahwa caleg untuk Pemilu kali ini terdapat seorang penyandang ketunaan tapi entah tuna apa. Beliau dari PKS untuk daerah pilihan kota Semarang, ketika ditanya tentang kompetensinya dan kepeduliaannya terhadap penyandang ketunaan, tidak ada informasi yang dapat diperoleh. Keunggulan yang ditonjolkan dari beliau adalah telah mengaji sekian lama. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari seorang ibu wakil PKS di DPRD Propinsi Jawa Tengah Komisi E dan sekarang menjadi caleg untuk wilayah pilihan Propinsi Jawa Tengah. Perlu diketahui ada satu kata yang menarik dalam pesan pendek yang dikirimkan kepada saya, yaitu menyebut penyandang ketunaan dengan kata infalit. Penggunaan kata ini menunjukkan bahwa ibu ini minimal ttidak paham menggunakan bahasa yang tidak merendahkan penyandang ketunaan.           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suryandaru,S.H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-6061206289551406636?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/6061206289551406636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6061206289551406636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/6061206289551406636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/04/re-mitra-jaringan-pemilu-2009.html' title='Re: [mitra-jaringan] pemilu 2009'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-1118310014330622894</id><published>2009-03-28T23:34:00.000-07:00</published><updated>2009-03-28T23:35:20.052-07:00</updated><title type='text'>Musibah Situ Gintung</title><content type='html'>Kepada rekan milis sekalian, seperti yang telah kita ketahui bersama,&lt;br /&gt;telah terjadi lagi sebuah bencana alam yang cukup menelan banyak&lt;br /&gt;korban jiwa sekitar &gt;50 orang.... Yang telah terjadi pada hari jum'at&lt;br /&gt;tanggal 27/03/2009 di situ gintung Ciputat. Lagi-lagi kejadian ini&lt;br /&gt;akibat kecerobohan manusia dalam menjaga ekosistem lingkungan, yang&lt;br /&gt;membuat air di danau Situ Gintung mengamuk hingga mejebolkan tanggul&lt;br /&gt;danau tersebut. Salah satu korban dari amukan air tersebut adalah&lt;br /&gt;Bapak Rojiin (Seorang tunanetra yang cukup terkenal), yang tinggal&lt;br /&gt;tidak jauh dari tempat tersebut. Tetapi Alhamdulillah, beliau dan&lt;br /&gt;keluarga masih bisa selamat karena ketika kejadian berlangsung, beliau&lt;br /&gt;berada di lantai dua rumahnya.&lt;br /&gt;Sekian info dari saya, marilah kita memanjadkan doa kepada mereka yang&lt;br /&gt;terkena korban Tsunami kecil di Situ Gintung, semoga mereka semua&lt;br /&gt;diberi ketabahan. Dan semoga kita semua dapat memetik hikmah dari&lt;br /&gt;musibah tersebut.Amin...&lt;br /&gt;(Wijaya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-1118310014330622894?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/1118310014330622894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/03/musibah-situ-gintung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1118310014330622894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/1118310014330622894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/03/musibah-situ-gintung.html' title='Musibah Situ Gintung'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3561783234067725189.post-209052028082388947</id><published>2009-03-21T01:25:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T01:27:13.974-07:00</updated><title type='text'>Sosialisasi Pemilu Kota Bandung</title><content type='html'>dear all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam rangka mensyukuri nikmat hidup berbangsa dan bernegara, dan juga&lt;br /&gt;melaksanakan hak berdemokrasi, Kami dewan pengurus Cabang persatuan&lt;br /&gt;tunanetra indonesia (DPC PERTUNI) bersama KPUD kota bandung,&lt;br /&gt;mengundang saudara sekalian tunanetra calon pemilih yang berdomisili&lt;br /&gt;di bandung dan sekitarnya, untuk menghadiri sosialisasi dan simulasi&lt;br /&gt;pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada Senin 23 maret 2009 jam&lt;br /&gt;9:00 bertempat di auditorium wyataguna Bandung Jawa barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara  tersebut akan dihadiri oleh ketua DPRD Kota bandung, walikota&lt;br /&gt;bandung, dan ketua KPUD kota Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi yang berkenan hadir, Saudara dapat menghubungi 02276647597 dengan&lt;br /&gt;Ai Cahyati, atau di 02276740199 dengan Heri mujianto.&lt;br /&gt;undangan terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam,&lt;br /&gt;Ai Cahyati&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3561783234067725189-209052028082388947?l=pertuni-blog.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/feeds/209052028082388947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/03/sosialisasi-pemilu-kota-bandung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/209052028082388947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3561783234067725189/posts/default/209052028082388947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pertuni-blog.blogspot.com/2009/03/sosialisasi-pemilu-kota-bandung.html' title='Sosialisasi Pemilu Kota Bandung'/><author><name>DPP Pertuni Blog Master</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06188351480052768562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_3hwd3AsmB5E/SQlhemAZ1EI/AAAAAAAAAAU/PYWpcb2AewE/S220/logo+Pertuni+color.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
